Weekend

Oleh Dahlan Iskan

Weekend
Dahlan Iskan. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - Hampir saja saya tidak sempat menulis untuk edisi hari ini. Begitu sulit cari waktu menulis.

Kemarin, sebenarnya saya sudah terbangun jam 02.00 dini hari. Ternyata ada beberapa email penting yang harus saya balas dini hari itu: dari Shanghai, dari Singapura, dan Amerika.

Lalu saya harus tahu apa keputusan dewan juri dalam perkara Ahmaud Arbery di Georgia itu.

Saya pun membaca media-media Amerika: ternyata tiga orang kulit putih yang jadi terdakwa pembunuhan seorang kulit hitam itu dinyatakan bersalah.

Bukan dibebaskan seperti remaja kulit putih yang menembak mati dua orang kulit hitam di Wisconsin lima hari sebelumnya itu.

Padahal masyarakat kulit hitam telanjur pesimistis. Apalagi dari 12 juri di perkara itu hanya seorang yang kulit hitam.

Akhirnya saya tidak sempat menulis ide awal: tentang kisah wakil bupati yang insyaf dari dunia politik.

Setelah subuh saya harus menuju tempat senam dansa. Biar kurang tidur harus tetap olahraga.

Sudah lebih 20 tahun Dahlan Iskan tidak ke makam Bung Karno, sudah berubah total.