Wilayah Pusat
Oleh: Dahlan Iskan
jpnn.com - TENTU saya ke IKN Malaysia baru yang sudah lama: Putrajaya. Yakni sebelum saya bertemu Anwar Ibrahim di Petaling Jaya.
Di IKN Putrajaya sudah lebih banyak bangunan baru. Tapi belum sampai. Membuat saya pangling. Berarti konsep lamanya masih terjaga.
Memang sudah 15 tahun saya tidak ke Putrajaya. Setiap kali ke Kuala Lumpur selalu tidak punya waktu ke situ. Kali ini harus. Mumpung lagi demam IKN.
Kali pertama ke Putrajaya sewaktu perdana menteri Malaysia masih dijabat Yang Amat Berbahagia Tun Datuk Abdullah Ahmad Badawi. Saya bertemu beliau. Bersama para direksi grup media yang saya pimpin.
Waktu itu beliau baru saja berduka: istri meninggal akibat kanker. Tak lama kemudian saya dengar berita beliau kawin dengan mantan istri adik almarhumah. Beliau dianggap lemah sebagai pengganti Mahathir Mohamad. Maka cukup satu periode.
Mahathir menyesal mendukungnya. Mahathir dengan UMNO-nya lantas mendukung Najib Razak. Yang muda. Dinamis. Putra salah satu pendiri Malaysia. Jadilah Najib pengganti Badawi.
Ternyata Mahathir menyesal lagi. Lebih-lebih pula penyesalannya. Sampai Mahathir ikut memelopori menurunkannya dari pemerintahan.
Kantor perdana menteri itu masih sama dengan ketika saya ke sana. Masjid besarnya juga masih sama: kini sedang dilakukan perawatan kubahnya.
Seperti juga IKN Nusantara, Putrajaya pernah terganjal krisis. Nusantara oleh Covid-19. Putrajaya oleh krismon 1998.
- Komisi D DPRD DKI Minta Dinas LH Ambil Langkah Strategis Tangani Sampah di Jakarta
- Teknokrat Plus
- Ribuan Pelamar Berebut Peluang Kerja di Lotte Global Job Fair 2026
- Genjot Ekspansi Bisnis, Kinza Incar Mitra Lokal di Indonesia & Malaysia
- PISA BBM
- APJATI Perkuat Kemitraan Ketenagakerjaan Indonesia–Malaysia Lewat EBM 2026
JPNN.com




