Wisatawan Tak Terlihat 30 Menit di Pantai, Basarnas Turun, Kondisinya...

Wisatawan Tak Terlihat 30 Menit di Pantai, Basarnas Turun, Kondisinya...
Wisatawan asal Petir, Kabupaten Serang, Suhaepi meninggal dunia di Pantai Florida Indah, Cinangka, Selasa (3/5) sekitar pukul 12.30 WIB. Ilustrasi Foto: Basarnas Kaltimtara.

jpnn.com, BANTEN - Wisatawan asal Petir, Kabupaten Serang, Suhaepi meninggal dunia di Pantai Florida Indah, Cinangka, Selasa (3/5) sekitar pukul 12.30 WIB. Pria berusia 23 tahun itu tenggelam di perairan pantai tersebut.

"Korban Suhaepi berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dalam kondisi sudah tidak bernyawa," kata Dirpolairud Polda Banten Kombes Giuseppe Reinhard Gultom dalam keterangannya, Rabu (4/4).

Korban berangkat dari Petir bersama teman-temannya pada sekitar pukul 09.00 WIB. Dia bersama tiga temannya, Sadibana, Ridho, dan Awan sampai di pantai tersebut pukul 10.30 WIB.

Tak menunggu lama, keempat orang itu lalu berenang.

"Setelah berenang, kami menuju ke pantai, tetapi kami tidak melihat korban," kata Sadibana.

Ketiga temannya lalu berusaha mencari korban selama 30 menit. Namun, korban tidak juga berhasil ditemukan sehingga Sadibana berinisiatif melaporkan ke petugas kepolisian yang ada di tepi pantai.

"Sesaat setelah menerima laporan, petugas Ditpolairud dan tim SAR melakukan pencarian dan berhasil menemukan korban, lalu mengevakuasi korban ke Klinik Bertha. Namun korban sudah dinyatakan meninggal dunia," kata Reinhard.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga mengimbau para wisatawan di kawasan pantai untuk senantiasa berhati-hati dan mengutamakan keselamatan.

Tim SAR gabungan bergerak dan menemukan Suhaemi dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News