Zinedine Zidane, Karisma Besar di Balik Real yang Mengerikan

Zinedine Zidane, Karisma Besar di Balik Real yang Mengerikan
Zinedine Zidane. Foto: AFP

jpnn.com, LONDON - Sukses Real Madrid mungkin tak akan terjadi andai bukan Zinedine Zidane yang jadi pelatih. Selain memenangi trofi La Liga musim 2016-2017 setelah lima musim paceklik, rekor Duodecima Real di Liga Champions menyamai rekor AC Milan untuk jadi juara beruntun.

Jangan lupakan juga capaian Real yang selalu mencetak gol dalam 73 laga. Dengan karisma besar plus kemampuannya mengendalikan ego pemain bintang di ruang ganti El Real, maka terbentuklah tim yang mengerikan itu.

Dunia pun memberi apresiasi, lewat The Best FIFA Football Awards 2017. Pria plontos kelahiran Marseille 45 tahun lalu itu dinobatkan sebagai pelatih terbaik 2017, mengalahkan kandidat lain Massimiliano Allegri dan Antonio Conte.

“Penghargaan ini juga untuk (Massimiliano) Allegri dan Antonio Conte. Terima kasih untuk semua pelatih yang mendukung namun ucapan spesial ini untuk kalian para pemain saya, kalianlah yang bertanggung jawab di lapangan pertandingan,” tutur Zidane seperti diberitakan Marca.

Penghargaan tersebut seperti jadi pelunasan prestasi Zidane bersama Real tahun lalu. Meski membawa Real kampiun Liga Champions 2015-2016, akan tetapi gelar penghargaan pelatih terbaik malah direngkuh Claudio Ranieri.

Oleh panelis, perjuangan The Tinker Man membawa Leicester City juara Premier League 2015-2016 lalu dianggap lebih 'menyihir' daripada kisah Zidane dan Real di musim pertama.

Dari hasil voting untuk kategori pelatih pria terbaik tahun ini, Zidane menang mutlak atas Antonio Conte/Chelsea dan Massimiliano Allegri/Juventus. Zidane meraih dukungan 46,22 persen. Conte di posisi kedua dengan 11,62 persen lalu disusul Allegri dengan 8,78 persen. (dra)


Pria plontos kelahiran Marseille 45 tahun lalu ini dinobatkan sebagai pelatih terbaik dunia 2017.


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News