Rabu, 17 September 2014 | 22:35:28
Home / Teknologi / Sains / Fosil Penyu Purba Ditemukan Dalam Posisi Bercinta

Kamis, 21 Juni 2012 , 04:57:00

BERITA TERKAIT

Darmstadt - Situs purbakala Messel Pit, di kota  Darmstadt, Jerman tidak henti-hentinya mengungkap keanekaragaman satwa masa lampau. Kali ini peneliti menemukan sepasang posil penyu  purba yang diyakini berusia sekitar 47 juta tahun. Namun yang menarik penyu jenis Allaeochelys crassesculpta ini ditemukan dalam posisi tengah berhubungan seksual dengan pasangannya.

Para peneliti menduga dua hewan purba ini tengah bermadu kasih di permukaan danau sebelum gas vulkanik beracun membuatnya tewas dan tenggelam dalam posisi alat kelamin masih menempel satu sama lain.

Di zaman tersebut, para pakar menduga Messel Pit meruppakan danau vulkanik aktif. Dimana dalam waktu-waktu tertentu gas beracun sering keluar bersama letusan yang menyebabkan semua mahluk disekitarnya tewas.

‘’Setiap beberapa ribu tahun dana-danau ini mengeluarkan letusan karbon dioksida, seperti membuka tutup botol sampayn, dan ini akan meracuni semua yang ada disekitarnya,’’ ujar Dr Walter Joyce dari University of Tübingen, seperti dikutip situs BBC, Rabu (20/6).

Fenomena danau vulkanis seperti ini tambah Joice masih bisa dilihat kini di sejumlah lokasi di Afrika timur.

Fosil ini sendiri memiliki panjang sekitar 20 sentimeter. Dimana penyu jantan lebih kecil dari si betina. Dalam kehidupan saat ini spesies ini diyakini memiliki hubungan kekerabatan dengan penyu hidung babi yang kini masih banyak ditemukan di perairan Australia dan Papua Nugini.

Sebelumnya ribuan fosil ditemukan membantu di kawasan Messel Pit. Banyaknya potensi dan temuan  inilah yang kemudian membuat UNESCO menetapkan kawasan ini sebagai situs warisan dunia.

Khusus untuk penyu telah ditemukan sembilan pasang dalam 30 tahun terakhir. Namun penemuan ini merupakan satu-satunya fosil penyu yang terawetkan dalam kondisi berhubungan badan. Selebihnya banyak ditemukan dalam posisi bertarung satu sama lain.

‘’ Kami telah menunjukkan dengan jelas bahwa masing-masing pasangan adalah pria dan wanita, dan tidak, misalnya, hanya dua laki-laki yang mungkin tewas dalam perkelahian,’’ tambahnya. (zul/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 23.06.2012,
        10:55
        acoy
        ANJING BEDEBAH...
      2. 22.06.2012,
        18:09
        ilyas
        Itu yg namanya mati enak coy.