Papa Novanto Terseret e-KTP, Pak Luhut: Tenang Saja

Papa Novanto Terseret e-KTP, Pak Luhut: Tenang Saja
Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara Rapimnas Partai Golkar di Balikpapan, Minggu (21/5). Foto: Trimujoko Bayuaji/Jawa Pos

jpnn.com, BALIKPAPAN - Tokoh senior Partai Golkar Luhut Binsar Pandjaitan meyakini kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) tak akan berpengaruh pada elektabilitas partainya.

Luhut yang kini menjadi menteri koordinator kemaritiman menyatakan, justru kader-kader Golkar saat ini harus kompak dan solid membesarkan partai berlambang beringin hitam itu.

Luhut menyatakan hal itu saat menjadi pembicara pada Rapat Pimpinan Partai Nasional (Rapimnas) Golkar di Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (21/5). Menurutnya, kader Golkar sebaiknya fokus untuk pemenangan partai daripada memikirkan kasus e-KTP yng menyeret Setya Novanto.

"Kader harus kompak, e-KTP sudah ada yang ngurusi, tenang saja. Biarkan itu jadi urusan hukum," kata Luhut.
 
Mantan kepala staf kepresidenan itu justru menilai kiprah Novanto sebagai ketua umum Golkar sudah menunjukkan hasil positif. Misalnya, Golkar memenangi 58 persen daerah yang ikut pilkada serentak 2017.

Luhut menegaskan, capaian itu harus menjadi tolok ukur kader Golkar terhadap Setnov. Karenanya, kader-kader Golkar harus fokus pada upaya pemenangan di pemilu dan pilkada ketimbang sibuk mengomentari kasus dugaan korupsi e-KTP yang ditangani KPK.

"Ngapain kita kerja ngurus kekurangan orang. Novanto pasti ada kekurangan, tapi siapa yang tidak punya kekurangan?” kata mantan pentolan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang dikenal dekat dengan Novanto itu.(bay/jpg)


Tokoh senior Partai Golkar Luhut Binsar Pandjaitan meyakini kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) tak akan berpengaruh pada elektabilitas


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News