Kamis, 23 Februari 2012  
   
E-BISNIS
Sabtu, 23 Juli 2011 , 06:29:00

BALI - Raksasa mesin pencari, Google Inc, berencana mendirikan kantor perwakilannya di Indonesia dalam waktu dekat. Perusahaan yang bermarkas di Amerika Serikat tersebut bakal mengembangkan pasar internet dan pemasaran produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Tanah Air.

"Indonesia punya pasar yang besar terhadap industri internet dan kebetulan kita punya program untuk membantu mereka lebih besar lagi. Kita belum memutuskan (waktunya membuka kantor di Indonesia), tapi kita memang sangat tertarik," ujar CEO Google Inc Eric Schmidt di sela pembukaan Regional Enterpreneurship Summit (REF) di Hotel Grand Hyatt Nusa Dua kemarin.

Menurut dia, Indonesia memiliki pertumbuhan perekonomian yang kuat dan memiliki potensi untuk terus tumbuh kuat di masa mendatang. Di sisi lain, pertumbuhan masyarakat pengguna internet semakin tinggi seiring dengan kuatnya penetrasi telepon genggam."Kondisi geografis indonesia sebagai negara kepulauan sangat membutuhkan teknologi internet," katanya.

Mengenai UMKM, Eric mengatakan, pihaknya mendengar Indonesia memiliki sekitar 50 juta jenis usaha seperti itu yang terus berkembang. Internet akan sangat membantu perkembangan tersebut.  "Kami juga memiliki program pendidikan, seminar," tambahnya.

Meski demikian, ia enggan untuk memberikan informasi kapan Google akan berinvestasi. "Kita masih diskusi dengan pemerintah," terangnya. Di kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan, Mari Elka Pangestu menilai rencana investasi Google ini akan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Dia berharap Google segera menyelesaikan beberapa pekerjaan lagi supaya kantornya bisa segera terwujud. "Kita akan bahas aspek waktunya," kata dia.

Pihaknya berharap Google segera membuka kantor perwakilan seperti yang ada di Singapura dan Malaysia sehingga banyak tenaga kerja Indonesia yang dibutuhkan. "Potensi Indonesia luar biasa sehingga Google tertarik. Tapi perusahaan Indonesia juga perlu mendukung penambahan konten," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wiryawan berjanji untuk mendukung penuh mengutamakan rencana investasi Google tersebut. "Kami butuh waktu satu dua bulan, akan kami selesaikan. Masalah akusisi (kaskus, detik.com, red) belum dibicarakan," jelasnya.

ASEAN Regional Entrepreneurship Summit (RES), yang diselenggarakan pada 22-24 Juli di Bali, diharapkan dapat mendorong wirausahawan untuk membangun jaringan bisnis se-Asean. Pertemuan ini diharapkan membantu pelaku usaha untuk mengatasi masalah kewirausahaan secara komprehensif dan terintegrasi.

RES merupakan program regional pertama, sebagai tindak lanjut dari Entrepreneurship Summit yang diadakan di Washington DC pada April tahun lalu. RES dihadiri oleh sejumlah pembicara terkemuka, di antaranya Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton, CEO Google Inc. Eric Schmidt, CEO Ernst Young Jim Turley, Founder Ciputra Group Ciputra, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wiryawan dan ?sejumlah pemimpin perusahaan terkemuka Tanah Air lain. (wir/gal/ttg)


RELATED NEWS


Komentar (3)

Nama :
Email :
Komentar :
  1. 24.07.2011,
    10:57
    Julfreser
    Wooow...kren tuh...
    w dukung sepenuhnya, n w tunggu perkembangan selanjutnya...
  2. 24.07.2011,
    09:39
    abdul manafsyah aruan
    memang betul teknologi di indonesia gila gilaan apa lagi konter konter penjualan asesoris hp makin makin gila gila saja harga yang sangat tinggi masih saja laku padahal keuntungan konter yang berlipat ganda salah satu contoh batu bl 5c harga pembelan rp 10000 tapi penjualan konter mencapai rp 45000
  3. 24.07.2011,
    05:41
    Aink sansas asan
    sangat bagus tuk kemaju'an usaha di indonesia....Good Lucky buat CEO google.......!!
Advertisement

 
Dahlan Iskan
Kalau Rapat, Tidak Perlu Lagi Makanan ...

   
Advertisement
Suryadharma Ali
Terkait Jamaah, Perlu Pertimbangan M ...

Don Kardono
Diplomasi ’’Peci’’ Gaya Niam ...

   
Advertisement
Advertisement