Rabu, 01 Oktober 2014 | 13:00:48
Home / Olahraga / Liga Indonesia / Persela-Persiba Berkejaran

Minggu, 22 April 2012 , 10:07:00

BERITA TERKAIT

LAMONGAN - Persiba Balikpapan melaju kencang dalam putaran kedua kompetisi Indonesia Super League (ISL). Dalam pertandingan kemarin mereka melibas PSPS 4 - 1 (2-1) saat menjadi tuan rumah di Stadion Persiba.

Ini kemenangan ketiga beruntun yang digapai Persiba setelah sukses menjalani dua laga awai pekan lalu. Mereka Mempermalukan tuan rumah Pelita Jaya 3-1 (12/4), dan Persib Bandung 3-2 (15/4).

Berkat kemenangan ini Persiba langsung membuat persaingan papan atas klasemen sementara makin ketat.Padahal tadinya mereka berkutat di papan tengah.

Kini mereka disaingi Persela Lamongan yang tadi malam membenamkan Persib Bandung 3-1 (1-0).

Kemenangan ini membuat Persela menempel di bawah Persiba di peringkat keenam. (lihat klasemen sementara). "Ini kemenangan yang fanatastik. Anak-anak tetap bisa tampil bagus, meski habis gagal dalam away di Papua," kata Miroslav Janu, pelatih Persela tadi malam.

Pelatih Persib Robby Darwis yang belum mampu mengangkat prestasi timnya mengakui timnya down setelah gol pertama Persela."Saya tidak tahu jelas proses gol itu, namun anak-anak langsung down," jelasnya.

Sementara itu Arema yang melakoni tur ke Papua juga babak belur. Kemarin mereka ditaklukkan Persiram Raja Ampat 0-1 (0-1) di Stadion Wombik, Sorong, Papua.

Itu adalah kekalahan ketiga secara beruntun yang dialami Arema ISL di awal putaran kedua ISL. Sebelumnya, Arema ISL kalah 0-1 dari Persiwa Wamena (13/4) dan kalah 1-2 dari Persipura Jayapura (17/4). Tiga laga tersebut, seluruhnya digelar di tanah Papua. Kekalahan ini semakin mengukuhkan jika siapa pun tim yang datang ke Papua seolah "dikutuk" harus kalah. Dan kali ini Arema ISL yang jadi korban.

Pada laga melawan Persiram tersebut, pelatih Arema ISL, Joko "Gethuk" Susilo membuat kejutan dengan menurunkan pemain yang selama ini jarang bermain. Mereka antara lain Munhar, Catur Pamungkas, dan Sutikno. Nama terakhir adalah pemain baru yang didatangkan dari Persiba Balikpapan pada bursa transfer tengah musim.

Meski berstatus sebagai tim tamu, Arema berani mengambil inisiatif menyerang lebih awal. Sejumlah peluang diperoleh Singo Edan dalam menit-menit awal babak pertama. Seperti tembakan bebas Herman Dzumafo pada menit ke-7. Sayang, arah bola masih bisa dibaca oleh kiper Persiram, Ari Kurniawan. Begitu pula dengan Alain N"Kong yang tinggal berhadapan-hadapan dengan kiper Persiram, menit 13, gagal memanfaatkan peluang yang ada.

Gelandang anyar Persiram, Anderson da Silva benar-benar menjadi mimpi buruk bagi Arema ISL. Pemain yang paling diwaspadai oleh Gethuk itu mampu membawa Persiram unggul pada menit 31. Eksekusi tendangan bebas mantan pemain Persebaya itu, gagal dihalau kiper Arema ISL, Kurnia Meiga Hermansyah. Skor 1-0 untuk keunggulan Persiram pun terjaga hingga turun minum.

Tak ingin pulang dengan tangan hampa, Gethuk memasukkan dua darah muda Arema ISL, Sunarto dan Dendi Santoso untuk menambah daya dobrak pada babak kedua. Tapi sayang, upaya Arema ISL untuk mencetak gol masih menemui jalan buntu. Berbagai peluang emas yang diperoleh juga belum mampu dimaksimalkan anak-anak Singo Edan. Salah satunya adalah sundulan Seme Pierre Patrick menit 58, yang masih bisa digagalkan kiper Persiram. Hingga akhir laga, Persiram tetap mampu menjaga keunggulannya.

Usai pertandingan, manajer Arema ISL, Sunavip Ra Indrata mengaku tidak puas dengan hasil yang diraih timnya. "Secara permainan kita puas, tapi kami kecewa dengan hasil," ujar dia.

Indra pantas kecewa. Sebab sepanjang laga Arema ISL memberi perlawanan pada tim tuan rumah dan menciptakan banyak peluang. "Saya pikir, kita kurang beruntung saja," kata dia.

Berbanding terbalik dengan pernyataan Indra, pelatih Persiram Bambang Nurdiansyah mengaku puas dengan hasil, tapi tidak puas dengan permainan Oktavianus Maniani dkk.  "Meski bermain di kandang, kita main jelek. Berbeda dengan away kemarin," ujar dia.

Banur, sapaan akrab Bambang Nurdiansyah mengatakan, timnya bisa kalah pada laga selanjutnya kalau tetap bermain seperti itu. "Tapi bagaimana pun, ini tetap kita syukuri," tandas mantan pelatih Arema ini. (muf/abm/idi/jpnn/ko)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar