Selasa, 05 Mei 2015 | 08:13:07

Senin, 21 Mei 2012 , 20:58:00

JAKARTA -- Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro memprediksi, Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta bakal jadi Pemilukada terakhir di Indonesia. Dengan catatan, RUU Pemilukada yang sedang dibahas pemerintah dan DPR disahkan.

Dalam RUU tersebut, Pemilukada hanya akan dilakukan di Kabupaten/Kota. Sementara Pemilihan Gubernur akan dikembalikan ke DPRD Provinsi. "Gubernur lebih berat sebagai wakil pemerintah pusat dan nggak perlu dilakukan pilkada langsung. Pilkada langsung hanya untuk yang mengemban otonomi yaitu kabupaten dan kota," kata Siti Zuhro dalam dialog "Membangun Demokrasi Pancasila Dalam Pilkada DKI Jakarta 2012 Yang Aman dan Damai" di Hotel Grand Alia Jakarta Pusat, Senin (21/5).

Siti Zuhro yang masuk dalam tim pakar Kemendagri menyatakan, RUU tersebut sudah sampai di DPR untuk didiskusikan. Sedangkan di level pemerintah RUU itu sudah final.

"Kalau di DPR ada dukungan dan ketok palu, DKI Jakarta akan jadi pemilukada terakhir. Berarti pemilukada sekarang ini harus bagus," ungkapnya.

Ia berharap Pemilukada DKI Jakarta bisa menjadi model pembelajaran yang bagus. Tidak sekadar kontestasi yang berkuasa sehingga menghasilkan penguasa.

"Dua calon independen bisa menurunkan angka golput. Paling tidak sudah tercapai bahwa angka golput yang sebelumnya 40 persen bisa ditekan," kata Siti Zuhro. (abu/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar