Sabtu, 01 November 2014 | 15:48:54
Home / Nasional / Humaniora / Pemborosan Bukan Hanya Perjalanan Dinas

Senin, 21 Mei 2012 , 23:08:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA – Pemerintah mengakui masih ada pos-pos anggaran di seluruh Kementrian Lembaga (K/L), selain perjalan dinas, yang berpotensi terjadi pemborosan anggaran. Diharapkan Inspektur Jenderal  lebih diaktifkan guna menekan perilaku menyimpang para Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, dari sejumlah penyelewengan yang dilakukan oleh beberapa PNS, baru terungkap sebagian.

“Saya memahami bahwa itu terjadi di Kementrian Lembaga (K/L) secara luas, jadi kita jangan hanya melihat perjalanan dinas, tapi masih ada lagi di pos-pos lain yang lebih membahayakan. Jadi begitu banyak ketidaktaatan atau ketidaktertiban yang musti dirapihkan,”ujar Agus di Jakarta, Senin (21/5).

Sayangnya, Agus enggan untuk memaparkan lebih lanjut pos-pos mana saja yang memang berpotensi terjadinya pemnorosan anggaran.

Dia hanya mengatakan, Irjen dari seluruh K/L harus berperan secara aktif untuk menekan berbagai penyelewengan dalam pengelolaan anggaran.

“Kira-kira dua bulan yang lalu sudah ada pertemuan dengan Irjen-irjen dari seluruh K/L, masuk dalam Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk meningkatkan fungsi Irjen,” pungkasnya. (naa/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 25.05.2012,
        02:41
        grigit
        kalau di dinas PEMDA cuma berapa duit sich?? justru yang lebih boros sebenarnya AD/ART DPR RI
      2. 22.05.2012,
        09:58
        rozy syafii
        pembelian ATK dan fotokopy dokumen kantor harganya di-up sendiri dan uangx masuk kantong sendiri, pdhl uda digaji dan ada uang transport dinas
      3. 22.05.2012,
        07:25
        HONORER K2
        YANG PEMBOROSAN JUGA SERTIFIKASI GURU...BUKAN UNTUK KESEJAHTERAAN TAPI KONSUMTIF,KASIHKAN KEPADA YANG BERHAK BUAT GURU2 SUKWAN YANG RELA MENGAJAR