Minggu, 23 November 2014 | 14:13:40
Home / Politik / Pilkada / Jokowi Ancang-ancang Gugat KPU DKI

Minggu, 10 Juni 2012 , 20:22:00

JAKARTA-Calon gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menyiapkan tiga opsi langkah menyikapi hasil daftar pemilih tetap (DPT) yang dinilai masih amburadul. Tetapi pria yang biasa dipanggil Jokowi ini merahasiakan tiga opsi yang disiapkannya.

"Kami memang punya opsi-opsi kalau ini (DPT) memang diteruskan. ada tiga opsi nanti tapi rahasia," kata Jokowi kepada wartawan di Gelanggang Olahraga Otista, Jakarta Timur, Minggu (10/6).

Jokowi menuturkan, ketiga opsi itu akan digunakan apabila protes DPT yang dilayangkannya tidak digubris KPU DKI. Oleh karenanya, ia meminta KPU DKI segera menindaklanjuti laporan soal indikasi pemilih ganda yang dilaporkan oleh tim sukses lima pasangan calon termasuk dirinya.

Menurut Jokowi, semestinya KPU DKI secara aktif menyisir kembali nama-nama pemilih yang diduga bermasalah. Ia menilai, KPU DKI seakan mengabaikan protes dari lima pasangan calon.

"Dari setuju yang kandidat berapa? Satu (pasang calon), terus yang lima ditinggal. Mestinya dibalik, yang satu ditinggal yang lima setuju itu baru (diakomodir)," kata Wali Kota Solo yang penggemar musik metal ini.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan, pihaknya sebenarnya tidak ingin menggunakan jalur hukum untuk menindaklanjuti DPTT versi KPU DKI. Ia menegaskan, hal tersebut terpaksa dilakukan demi mewujudkan pemilihan umum yang adil dan jujur.

"Kita tidak ingin seperti itu, gugat menggugat, kita tidak ingin seperti itu. Tapi kita juga ingin pilkada ini kita ingin bersih, jujur, fair, itu saja," ujar cagub yang berpasangan dengan Ahok ini.(dil/Jpnn)

Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar