Rabu, 01 Oktober 2014 | 04:58:47
Home / Nasional / Tokoh / Makan, Jokowi tak Pernah Bayar

Kamis, 20 September 2012 , 16:26:00

Jokowi ditemani ibunya saat sarapan pagi, Kamis (20/9). Foto: Natalia/JPNN
Jokowi ditemani ibunya saat sarapan pagi, Kamis (20/9). Foto: Natalia/JPNN
BERITA TERKAIT

JOKOWI dikenal sosok yang sederhana, merakyat. Walikota Solo yang kini menjadi 'media darling' itu, tak pernah pilah-pilih makanan. Mau tahu kenapa badannya masih juga ceking meski dia merupakan orang nomor satu di Solo?

Salah satunya barangkali karena dia punya kebiasaan sarapan hanya dengan bubur ayam. "Setiap hari makan di Warung Solo. Kesukaannya bubur ayam kalau pagi," ujar Rumtini, pengelola Warung Solo, yang letaknya di kawasan Jakarta Selatan, kepada JPNN, Kamis (20/9).

Pemilik Warung Solo adalah Rio Sarwono, yang merupakan sahabat Jokowi. Selama beraktivitas di Jakarta, Jokowi tinggal di rumah sahabatnya itu, yang beralamat di Jalan Batu Arab I nomor 3C, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Maklum, Jokowi yang pengusaha sukses itu belum punya rumah di ibukota.

Warung Solo tak jauh dari situ. Dari warung yang kental nuansa Solo-nya itu, 'kebutuhan perut' Jokowi dilayani. Semua jenis sajian yang dikirim Rumtini pun disikat habis. "Kadang ayam goreng, garang asem, gadon, mie goreng. Beliau tak pernah pilih-pilih makanan," cerita Rumtini, perempuan langsing asal Grobogan, Jawa Tengah itu.

Terus, berapa uang yang harus dikeluarkan Jokowi untuk setiap santapannya? Rupanya, Jokowi tak pernah bayar alias gratis.

"Pak Jokowi tak pernah dikenain biaya sepersen pun buat makan," cerita perempuan yang saat di warung selalu mengenakan kebaya gaya Jawa itu.

Gratis, karena Warung Solo pemiliknya adalah Rio Sarwono. Namanya juga sahabat.... (sam/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 16.10.2012,
        14:00
        yanto
        Aku bukan Preman, tapi kalo makan diwarung juga gak pernah bayar, baru setelah makan, di itung trus Bayar...
      2. 15.10.2012,
        09:28
        saribu
        Preman di Senen juga nggak bayar kalau makan.
      3. 14.10.2012,
        12:35
        yusuf islam
        ayo semangat pak djokowi....demi perubahan yg lebih baik untuk rakyat indonesia...pada umumnya.jangan perna berubah .....indonesia bisa
      4. 13.10.2012,
        23:52
        massuno sudarmanto
        dukung mendukung... hujat menghujat memang sudah biasa.
        namanya juga orang banyak,
        yang penting keprofesionalitasnya di kedepankan.
      5. 13.10.2012,
        17:16
        bintang
        inilah pemimipin yg merakyat,,,g malu mkan mkanan kampung,,jgn kaya pemimpin yg kampunagn bruy jdi cmat,bupati,wlikota aja udah kaya PRESIDEN USA
      6. 13.10.2012,
        09:46
        siip
        trnyta msh ada yg coment 'rasis' y?
        sptnya dr dulu pemimpin jakarta yg dpt predikat 'best'itu dr luar jakarta semua lo....bkn dr betawi....sorry
      7. 12.10.2012,
        07:50
        joko DOLOG
        skrg rame2 dukung jokowi . ntar klo mleset janjine pd tiarap semua. tu liat kang BY . ati2 lho 2014 jgn termakan media. pemimpin dak bs tegas
      8. 10.10.2012,
        16:50
        andihariadi
        hi hi ... lucu namanya teman, kenal baik itu kayak gitu, wong kalau sudah kenal dibayar ngak mau, kalau dibayar dikira menghina
      9. 09.10.2012,
        13:41
        gino
        orang baik rejekinya baik... temennya baik... bukan karena uang... moga2 selalu sehat raga dan jiwa... maju terus...
      10. 09.10.2012,
        11:54
        agung widodo
        Gimana kalau pas pelantikan!sekalian ganti nama'jakAWI'biar bisa dipanggil 'Bang AWI'...