Rabu, 30 Juli 2014 | 12:00:45
Home / Nasional / Humaniora / Tak Semua Honorer K1 Dimasukkan jadi K2

Senin, 07 Januari 2013 , 19:18:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA - Sebanyak 18.714 honorer kategori satu (K1) saat ini tengah diverifikasi validasi (verval) maupun diperiksa tim quality assurance (QA) Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Meski masih berjalan, namun banyak kasus yang ditemukan di lapangan kalau honorer K1 tidak sesuai ketentuan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB).

"Temuan tim QA, banyak yang masa kerja honorer K1-nya terputus atau tidak bekerja terus menerus selama setahun. Sementara persyaratan utama adalah selain digaji dari APBN/APBD, juga masa kerjanya minimal satu tahun secara terus menerus," kata Kabag Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tumpak Hutabarat kepada JPNN, Senin (7/1).

Hasil temuan tim QA ini berdasarkan pemeriksaan kelengkapan dokumen. Di mana banyak di antaranya yang dokumennya (SK pengangkatan, masa kerja) tidak sesuai ketentuan MenPAN RB.

"BKN dan BPKP tidak hanya melihat sejarah tenaga honorer sebagai dasar memutuskan honorer K1 itu memenuhi kriteria maupun tidak memenuhi kriteria. Tapi juga berdasarkan bukti otentik (dokumen) yang bersangkutan," jelasnya.

Terhadap honorer K1 yang tidak memenuhi kriteria ini, lanjut Tumpak, ada yang otomatis masuk ke kategori dua (K2). Ada juga yang tidak bisa masuk K2 karena alasan masa kerjanyanya terputus.

"Meski dia bekerja di bawah tahun 2005, sumber gajinya dari APBN/APBD, tapi karena dalam setahun itu ada satu atau dua bulan yang bersangkutan tidak bekerja lagi (berhenti), maka honorer bersangkutan tidak dimasukkan ke K2. Itu artinya bila ingin menjadi CPNS harus ikut jalur umum," tandasnya.(esy/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 06.04.2014,
        17:27
        best money here
        QlS2y5 I loved your post.Thanks Again. Much obliged. From mobile
      2. 03.02.2013,
        21:11
        Istadi, S.Th.I
        apakah tdk ada kepastian kapan dan tgl brpa tes/ pengangkatan k1 selesai kemudian dteruskan dg k2,,,,
      3. 14.01.2013,
        17:09
        BRAM IRIANTO
        Sebetulnya munculnya kasus terhadap berkas persyaratan Honorer K-1, sudah jelas datanya salah, dan ada kemungkinan di manipulasi (pemalsuan data)
      4. 09.01.2013,
        05:33
        SOLATA
        KAPAN klar K1
      5. 08.01.2013,
        12:38
        Penjelasan
        @ amin, betul kerja th 1985. tp kl berkas2 tdk mendukung sama saja bohong, krn tdk ada bukti kl saudara dr th 1985
      6. 08.01.2013,
        10:42
        amin
        pak menpan apa salah kami, kami mengabdi sejak tahun 1985 mengapa kok masih tidak percaya, padahal yang diangkat sekarang baru masuk 2005 awal
      7. 08.01.2013,
        09:39
        momo
        udah cakep membahas yang beginian pak, umur nambah realisasi kagak.mending cari yang pasti-pasti aja ketimbang diiming' terus
      8. 08.01.2013,
        06:07
        koko
        Meski dia bekerja di bawah tahun 2005, sumber gajinya dari APBN/APBD, tapi karena dalam setahun itu ada satu atau dua bulan yang bersangkutan tidak bekerja lagi (berhenti), maka honorer bersangkutan tidak dimasukkan ke K2. Itu artinya bila ingin menjadi CPNS harus ikut jalur umum,lalu kalau usia mereka udah 45 gimana pak,mikir kok udele unthLANE DEWE ITU NAMANYA ASUBIN ANJING
      9. 08.01.2013,
        05:40
        PENCARI KEADILAN
        Ternyata penerimaan K1 banyak disalahgunakan dengan memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan, baik diinstansi ybs, di BKN, di Menpan. Kasihan mereka yang seharusnya memenuhi syarat, tetapi karena tidak dapat memenuhi faktor x akhirnya tidak masuk baik di K1 dan K2. Betapa jahatnya mereka yang mempermainkan nasib seseorang, menyedihkan.
      10. 07.01.2013,
        21:36
        Ame
        Ya sampai kapan km hrs menungu lagi.sy honor dari taun 2000.masuk data nya tmt jd 2002.kalau bs tlg cek ketmpnya lgs km menungu itu.. From mobile