Sabtu, 19 April 2014 | 19:14:32

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

Home / Pendidikan / Pendidikan / Naskah Ujian Nasional Gunakan Barcode

Selasa, 12 Februari 2013 , 18:30:00

RELATED NEWS

DEPOK - Kualitas penyelenggaraannya Ujian Nasional (UN) tahun ini semakin ditingkatkan. Hal ini dilakukan untuk menghindari potensi kecurangan sekaligus memperkuat kelemahan pelaksanaan di sekolah.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemdikbud Khairil Anwar Notodiputro menyampaikan, mulai tahun ini naskah soal UN dengan lembar jawaban tidak terpisah.

Jika pada tahun lalu peserta didik dapat menggunakan lembar jawaban temannya karena terpisah, mulai tahun ini naskah soal dengan lembar jawaban UN (LJUN) merupakan satu kesatuan.

“Naskah soal dan lembar jawaban UN menggunakan sistem barcode,” kata Khairil saat memberikan keterangan pers di sela-sela kegiatan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayan (RNPK) 2013 di Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan, Depok, Selasa (12/2).

Khairil menjelaskan, dengan menggunakan barcode, maka peserta ujian tidak dapat saling tukar kode soal seperti tahun lalu. Dia mengungkapkan, kalau keduanya dipisah maka peserta didik akan menjawab soal secara salah, yang tidak cocok dengan lembar jawaban UN-nya.

“Bayangkan kalau keliru, LJUN A dengan soalnya B, pasti jelek sekali nilai si anak,” katanya.

Oleh karena itu, dalam sosialisasi pihaknya menekankan agar jangan sampai lembar jawaban ujian tertukar. Jika lembar jawaban rusak agar minta diganti berikut soalnya. “Jangan hanya meminta lembar jawabannya saja,” katanya.

Demikian sebaliknya, kalau naskah soal rusak jangan hanya minta diganti naskah soal, harus meminta ganti naskah soal beserta LJUN. “Karena merupakan satu paket dan ada kode yang saat dipindai (scan) akan ketahuan lembar LJUN mengacu soal yang mana,” katanya.

Hal senada disampaikan Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Teuku Ramli Zakaria. Dengan barcode, peserta didik tidak perlu lagi menulis kode soal. “Kode soal tidak akan sama dengan yang lain karena berdasarkan barcode,” katanya.

Terkait persiapan UN, Khairil menambahkan, sampai saat ini sudah memasuki tahapan merakit soal dan diharapkan cepat selesai. Adapun jumlah soal sebanyak 20 paket untuk setiap ruang ujian berisi 20 peserta. Meski demikian, kata dia, jumlah variasi paket soal tiap provinsi sebanyak 30 buah.

“Soal untuk kelas A dan kelas B bisa berbeda karena dibuat 30 paket soal, tetapi dalam ruangan tetap 20 soal,” katanya.(Fat/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 12.04.2013,
        21:13
        ayu
        langkah yang tegas dan bagus buat pemerintah (y)
      2. 12.04.2013,
        13:50
        Regilia
        aduh jadi beban pikiran lagi :( gue capek tiap hari ada embel2 UN 20 paket, ditambah lagi pake barcode segala!
      3. 09.04.2013,
        08:08
        Thursin
        .kalau bgitu kita pasang aja bendera belanda buat perang dunia ke3 From mobile
      4. 02.04.2013,
        17:08
        ponakane messi
        opo opo nan iki udah 30 paket barkode pisan..
        ajur ajur!!
        semoga aja ada mukzizat amin :
      5. 30.03.2013,
        14:15
        hanzelia inka
        pemerintah yg skrg sangat berbeda dengan pemerintah yg dulu, hanya bisa menyusahkan rakyatnya saja
      6. 26.03.2013,
        17:42
        arika
        gilaaa!!! belajar 3th ditentukan oleh 3hr makin disulitkan dengan 20pkt plus barcode kenapa gak sekalian 1bangku 1pengawas memang lebih senang jika murid banyak yg tidak lulus. From mobile
      7. 25.03.2013,
        15:44
        hendrik jaya kencana
        Gw kecewa bgt sama pemerintah!! Knapa tahun ini menggunakan 20 paket plus ditambah menggunakan Barcode. Kenapa tidak dr tahun kmaren aja pake sistem barcode?!!! Pemerintah emang semaunya aja!!! Tidak memikirkan masa depan kami!!! Kecewa gw dengan UN tahun ini !! Knapa ga skalian aja 50 paket biar beda smua soalnya!! Mungkin pemerintah tertawa bahagia melihat kita tidak lulus UN!! Damn!! From mobile
      8. 22.03.2013,
        20:34
        Unyok
        sekalian aja,.,.satu siswa satu ruangan,.,.,.!!!
      9. 18.03.2013,
        22:18
        LUTFY
        kenapa qt dijadikan klinci percobaan apalage menggunakan barcode apa wkt unmau pinjam alat untuk barcode keswalayan tw pasar modern biar ngecek
      10. 14.03.2013,
        19:44
        yusuf
        dulu kelas 3 smp waktu un angkatan kami jadi kelinci percobaaan dengan 5 paketnya , sekarang makin parah dengan 20 paketnya plus barkode
        ha

      此页面上的内容需要较新版本的 Adobe Flash Player。

      获取 Adobe Flash Player