Sabtu, 30 Agustus 2014 | 13:31:30
Home / Berita Daerah / Sultra / Denny Klaim Seleksi CPNS Kemenkum HAM Bebas Sogok

Sabtu, 13 April 2013 , 10:22:00

BERITA TERKAIT

KENDARI - Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkum HAM) RI, Prof. Denny Indrayana, SH, LLM, Ph.D mengklaim, proses penerimaan CPNS di internal instansi vertikal tersebut bebas dari segala bentuk setoran. Keyakinannya itu diungkapkan saat bertatap muka dengan para CPNS 2012 dan pegawai Kanwil Kemenkum dan HAM Sulawesi Tenggara, Jumat (12/4).

Menurutnya, hasil tes akan diranking dan diumumkan berdasarkan peringkat yang disusun secara otomatis oleh komputer dan on line. Dengan sistem itu, Denny Indrayana menjamin perangkingan tidak dapat diatur.
   
"Karena panitia telah menyiapkan, seluruh peserta bisa tahu berapa nilainya. Transparan. Peringkat disusun berdasarkan hasil tes yang diketahui peserta," ujarnya.

Ia menjamin hasil tes itu tidak dapat diutak-atik oknum tertentu. Sebab, hanya orang-orang tertentu saja yang memiliki akses, bisa masuk. Itupun pintu masuknya diawasi oleh CCTV. Pihaknya juga kerap kerjasama dengan LSM. Di Jakarta dengan ICW.

"Karena itu, Insya Allah proses seleksi CPNS tahun 2012 di Kemenkum HAM,  bersih tanpa setoran, tanpa Pungli," yakin pria kelahiran Kotabaru, Kalimantan Selatan pada 11 Desember 1972 itu.
   
Denny Indrayana mengaku pernah membongkar kasus percaloan di Lampung. Saat ini pelakunya dalam proses pemecatan. Kepada CPNS di Kemenkum HAM yang lolos 2012 lalu, Wamenkum HAM yang diangkat sejak 19 Oktober 2011 tersebut berharap bisa menjadi benih-benih integritas yang anti Pungli dan anti korupsi. (din)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 15.04.2013,
        06:09
        harigini AW
        Den ... den.... hari gini kok ngomongnya ngacau! mana adayg gak mau uang??? songongggggggggggg....
      2. 13.04.2013,
        15:57
        Toto Raharjo
        Pak Wamen, teman saya anaknya tdk lulus, namun ada oknum yg menjanjikan diluluskan melalui kuota tambahan dari pusat dengan tarif 175 jt.
      3. 13.04.2013,
        12:19
        joko handoko
        Mudah2an setelah jadi PNS di Kemenkum Ham nantinya tidak mau menerima sogok, soalnya khan belum tahu liku2nya setelah ada di dalam birokrasi