Senin, 21 April 2014 | 06:33:32
Home / Berita Daerah / Jabar / Panti Rehabilitasi Narkoba Segera Dibangun

Selasa, 14 Mei 2013 , 08:58:00

RELATED NEWS

KARAWANG-Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karawang akan segera membangun panti rehabilitasi bagi korban narkoba. Permohonan panti yang akan di bangun di lahan seluas 2.000 meter itu diungkapkan oleh Kepala BNN Karawang, Dedi Letto. "MoU yang kita dapat dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dan BNN. Itu sudah disampaikan dan sudah di intruksikan," ujarnya.

Dikatakan, lokasi panti tersebut berada di Jalan Baru dengan luas 2000 meter. "Lokasinya di dekat pom bensin, Jalan baru,  Luasnya 2000 m, disana nanti rencananya akan di bangun panti rehabilitasi, lapas dan sekaligus kantor," katanya.

Menurutnya pembangunan masih belum diketahui kapan akan dilaksanakan, namun pihaknya menargetkan di tahun 2013. "Pembangunan belum diketahui, tapi kita sudah punya target tahun 2013, tapi mou belum tanda tangan kesepakatan dengan Pemkab," ungkapnya.

Sementara itu terkait SDM (Sumber Daya Manusia) pekerja, pihaknya akan menyiapkan pendidikan khusus. "BNNK siap untuk menyiapkan pendidikan bagi pekerja, karena panti rehab tersebut pasti membutuhkan psikolog, psikososial, dokter, dan lain-lain," katanya.

Sementara itu Kepala Bappeda, Samsuri mengakui adanya permintaan BNNK terkait lahan 2000 meter yang akan dijadikan Panti rehabilitasi tersebut. Hal tersebut diamini pemkab, sebagai kepedulian Pemkab dalam memerangi narkoba, namun lokasi yang dimohon tersebut tengah dalam pengkajian, pasalnya menurut Samsuri lahan milik Pemda tersebut memiliki nilai startegis dan ekonomis sehinga harus dialakukan pengkajian terlebih dahulu.

"Yang terjadi bukan masalah keberatan lahannya tapi lokasi yang dimohon, karena lahan milik pemda ini punya nilai strategis sama ekonomis oleh karena itu kita memeprtimbangkan, lokasi mana yang fleksible yang sesuai dengan perkembangan perkantoran kita. Dalam waktu dekat kita akan komunikasikan dengan bidang aset," katanya.

Menurutnya ada beberapa aset pemda yang sudah disiapkan untuk BNNK. "Kita berpikir ada beberapa ast kita yang sebetulnya disipakan untuk BNNK salah satunya adalah apakah BNNK akan berdiri dengan kantor berdiri demga pemerintahan atau kah berdiri sendiri. Jika berdiri sendiri maka kita carikan dengan luasan yang di mohon supaya tidak mengganggu peruntukan lahan tersebut," tukasnya.

Dikatakannya, BNNK mengajukan di lokasi yang berdekatan dengan sekolah tinggi perikanan , Jalan Baru, namun lahan tersebut sedang di kaji pihaknya."Lahan itu berada dilahan pemda seluas 7 hektar, Jadi lahan itu sangat luas kalo diambil 2000 meter, itu tidak efektif di bandingkan dengan luasan lahan, oleh karena itu kita sedang mekajinya dulu," pungkasnya.(use/lsm)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar