Jumat, 25 April 2014 | 14:15:47
Home / Berita Daerah / Papua / Tinju Bupati Nabire Cup Rusuh, 17 Tewas, Puluhan Kritis

Senin, 15 Juli 2013 , 01:32:00

BERITA TERKAIT

JAYAPURA - Pertandingan Tinju Bupati Nabire Cup yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Kota Lama Nabire, Minggu (14/7) tadi malam sekira pukul 23.00 WIT berakhir rusuh. Akibatnya, 17 orang dikabarkan tewas dan puluhan orang lainnya dikabarkan kritis dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siriwini Nabire.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua Kombes (Pol) I Gede Sumerta Jaya SIK saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos (JPNN Grup) Senin (15/7) pukul 01.30 WIT membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Kerusuhan ini terjadi sekira pukul 23.00 WIT setelah pertandingan tinju antara Yulius Pigome dari Sasana Mawa dan Alvius Rumaropen dari sasana Persada usai. Pendukung Yulius Pigome dari sasana Mawa yang kalah angka dalam pertandingan itu kemudian  mengamuk," katanya.
 
Dijelaskan, kejadian ini kemudian memicu terjadi keributan antar pendukung yang berada di dalam GOR. "Saat terjadi keributan itu kurang lebih ada sekitar 1.500 orang yang ada di dalam GOR. Para penonton itu saling dorong dan saling injak antar sesama mereka, sehingga 17 orang dilaporkan tewas," jelasnya.

Sesuai data yang diterima dari Kapolres Nabire, nama-nama korban meninggal dan telah berada di RSUD Nabire antara lain:  1. Huda (laki-laki). 2. Yosina Waine (perempuan). 3. David Wabes (laki-laki). 4. Stevina Tebay, 23 th (perempuan). 5. Yuliana Magai (perempuan). 6. Elina Dugupa (perempuan). 7. Anii Wayaa (perempuan). 8. Monica Bonai (perempuan). 9. Meriam Mandosir,17 tahun, (perempuan). 10. Martina Keiya (perempuan). 11. Ice Tebay (perempuan). 12. Yanus Manibui (laki-laki). 13.  Tresia Waine (perempuan). 14.  Merlin Ayeba (perempuan). 15. Yakum Rumkorem (laki-laki). 16. Wilem Agapa (laki-laki). 17. Lisa Womsiwor (perempuan).

 Situasi terakhir di Nabire, imbuh Gede Sumerta, sudah berhasil mengendalikan aparat kepolsian. (fud/fuz/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 15.07.2013,
        20:21
        Dewi
        lindungi tanah papua ya allah ...jadikan tanah papua tanah yang cinta damai
      2. 15.07.2013,
        10:48
        Didik khurniadi
        Moral Rakyat indonesia udah pada rusak lebih2 para pejabat bangsa ini, From mobile
      3. 15.07.2013,
        07:15
        EDISON W. KOIBUR
        Seharusnya panitia sdh memikirkan hal2 buruk yg akan terjadi dgn menyiapkan petugas keamanan/pintu darurat,krn ini final
      4. 15.07.2013,
        06:39
        Jhon
        Hingga Saat ini hari Senin, 15 Juli 2013 Jumlah yang meninggal bukan 17 lagi tapi sudah mencapai 19 orang.