KNPI Harus Hindari Gaya Preman

KNPI Harus Hindari Gaya Preman
KNPI Harus Hindari Gaya Preman

jpnn.com - JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP Pemuda LIRA, Adam Irham mengharapkan kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di bawah kepemimpinan M Rifai Darus tak terpengaruh dengan pihak-pihak yang merongrong dengan membuat pengurus tandingan. Adam pun menyarankan kepengurusan KNPI hasil kongres di Papua itu menggunakan jalur hukum jika tawaran dialog tak digubris.

“Persolan KNPI sebaiknya diselesaikan di ranah hukum apabila penyeselaian secara musyawarah tidak berjalan dengan baik. Pemuda harus menunjukan kualitas intelektual, bukan gagah-gagahan merasa kuat karena di-back up oleh pejabat,” kata Arfan dalam rilisnya ke media, Senin (6/7).

Pernyataan Adam itu untuk menanggapi langkah KNPI kubu Fadh A Rafiq hasil kongres luar biasa (KLB) di Jakarta, yang berupaya merebut kantor DPP KNPI. Fadh yang pernah menjadi terpidana kasus korupsi itu membawa-bawa nama Ketua DPR Setya Novanto dan Ketua Komisi III DPR Azis Syamsuddin.

Adam mengatakan, tindakan Fadh Cs itu patut disayangkan. Sebab, katanya, pemuda seharusnya menonjolkan kualitasnya dan menjauhi cara-cara preman.

Karenanya Adam mengharapkan polisi bertindak tegas.  “Kami mendesak kepada pihak kepolisian untuk bertindak tegas, terhadap cara-cara premanisme itu. Kepolisian sebagai aparat penegak hukum harus tegas dan tidak boleh berpihak,” pintanya.

Meski demikian Adam tetap berharap agar KNPI di bawah kepengurusan Rifai Darus terus membuka pintu dialog. “Sebaiknya tetap membuka diri dalam berkomunikasi dan mengakomadasi potensi-potensi kepemudaan demi jalannya dinamika kepemudaan yang produktif,” cetusnya.(fajar/jpnn)

 


JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP Pemuda LIRA, Adam Irham mengharapkan kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di bawah kepemimpinan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News