Penyelundup Rokok yang Dadanya Bolong Ditembak Positif Narkoba

Penyelundup Rokok yang Dadanya Bolong Ditembak Positif Narkoba
Korban terluka saat dievakuasi dengan Ambulans. Foto: Batam Pos/ JPG

jpnn.com - BATAM - Petugas Bea Cukai Batam yang sebelumnya membantah menembak seorang penyelundup rokok di Perairan Pulau Telang, Kijang Bintan, Kepri, Sabtu (23/4) pagi akhirnya mengaku.

Kepala Bea Cukai (BC) Batam, Nugroho Wahyu Widodo mengungkapkan penembakan terhadap penyelundup rokok dilakukan telah sesuai prosedur.

Petugas Bea Cukai yang berada di Kapal Patroli Kanwil khusus DJBC Kepri BC 100022, sudah memberikan peringatan terhadap awak kapal. Sebab pada saat pengejaran, petugas BC sudah meminta nakhodanya untuk berhenti. Tapi tak mendapat respon.

“Lalu dilakukan tembakan peringatan ke udara juga,” kata Nugroho, seperti dikutip dari batampos.co.id (Jawa Pos Group).

Tapi, kata Nugroho tembakan peringatan tersebut, tak menciutkan nyali penyelundup rokok tersebut. Sehingga dalam upaya menghentikan laju speedboat-nya, petugas terpaksa menembak ke arah mesin. “Empat mesin tertembak,” ungkapnya.

Dari penyelidikan yang dilakukan pihak BC, ABK kapal sebelum berlayar terlebih dahulu mengkonsumsi narkoba jenis sabu. “Tes urine sedang kami lakukan,” ujarnya.

ABK yang diduga terluka akibat pecahan peluru tersebut, dibawa ke rumah sakit di Batam dan kini masih menjalani perawatan. Sedangkan tujuh ABK lainnya telah berada di Tanjungbalai Karimun, untuk menjalani penyelidikan lebih lanjut.

Kapal speed boat yang ditegah Bea Cukai di Pulau Mantang ini kedapatan membawa rokok impor. (ska/bp/ray/jpnn)



Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News