PKB: PAN dan Golkar Boleh Masuk Kabinet, Asal...

PKB: PAN dan Golkar Boleh Masuk Kabinet, Asal...
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. FOTO: JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA – Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan peringatan Isra Miraj harus dimaknai sebagai momentum hijrah bidang politik di Tanah Air. Dari biasanya ribut-ribut, ke depan harus saling menopang dan mendukung.

“Contoh, Golkar dan PAN mau dukung pemerintah, masuk ke kabinet tidak apa-apa. Tapi jangan ambil jatah PKB,” kata Cak Imin, sapaan Muhaimin beseloroh.

Itu disampaikan Cak Imin menjawab wartawan saat konferensi pers di kediamannya, Jumat (6/5) terkait memaknai Isra Miraj dalam konteks politik nasional.

“Kalau (Golkar-PAN) mau dapat jatah menteri, masih banyak pos menteri non parpol yang bisa diisi,” tukasnya lagi.

Soal dukungan Golkar dan PAN ke pemerintah akan menggusur sejumlah menteri PKB, Cak Imin menjawab diplomatis. Menurutnya, menteri-menteri dari partainya selama ini tidak neko-neko.

“Pak Jokowi tahu PKB gak neko-neko. Orang PKB disebut nakal tidak pernah nakal. Masa begini Pak Jokowi nggak paham. Saya optimis tidak ada perubahan dalam komposisi yang ada," jelasnya.

Namun demikian, karena masalah reshuffle kewenangan penuh presiden, Cak Imin menyatakan akan mendukung apapun yang diputuskan oleh Presiden Joko Widodo.(fat/jpnn)


Berita Selanjutnya:
Rambe: KPK Tidak Melarang

JAKARTA – Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan peringatan Isra Miraj harus dimaknai sebagai momentum hijrah bidang politik di Tanah


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News