JPNN.com

13 Pelaku Kekerasan Terhadap Petugas PSBB Ini Ditahan Polisi

Selasa, 26 Mei 2020 – 23:58 WIB 13 Pelaku Kekerasan Terhadap Petugas PSBB Ini Ditahan Polisi - JPNN.com
Salah satu terduga pelaku (difoto) kekerasan terhadap tim gugus tugas PSBB yang diamankan Polres Buol. Foto: ANTARA/HO-Humas Polda

jpnn.com, PALU - Polisi menahan 13 orang pelaku kekerasan terhadap tim gugus tugas PSBB Kecamatan Gadung, saat melaksanakan tugas pemantauan di lapangan pelaksanaan Shalat Idulfitri di Masjid Al-Nikmat, Desa Lripubogu, Minggu (24/5).

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Polisi Didik Supranoto, di kota Palu, Selasa melalui rilis yang dibagikan Bidhumas mengatakan 13 orang yang ditetapkan dan ditahan tersebut inisial HS, AD, SS, KA, AM, Z, SH, JS, ID, IP, SL, IR dan RI.

"Setelah melakukan pemeriksaan secara maraton penyidik Satreskrim Polres Buol menetapkan 13 orang tersangka dan ditahan setelah sebelumnya dilakukan rapid test dengan hasil negatif," tutur Didik.

Didik menjelaskan, Kabupaten Buol tercatat paling banyak terpapar COVID-19, dan satu-satunya kabupaten di Sulteng yang sudah menerapkan PSBB dalam upaya pemutusan mata rantai penyebaran virus Corona atau COVID-19.

Sehingga katanya, beberapa hari sebelum pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1441 Hijriah, tim gugus tugas PSBB gencar menyampai imbauan pemerintah dan Majelis Ulama Indonesia tentang larangan untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri di wilayah zona merah dan ada konsekuensi hukum bila melakukan pelanggaran.

"Walaupun dijumpai ada pelanggaran aturan PSBB, tim pun menghormati dan menghargai masyarakat yang Shalat Idul Fitri sehingga menunggu sampai selesai," ujarnya.

Namun, saat Kepala Desa yang termasuk dalam tim gugus tugas bersama beberapa aparat nya mendatangi untuk menanyakan penanggung jawab Shalat Idul Fitri, yang diperoleh bukannya jawaban yang baik malah tindakan kekerasan.

"Oknum yang sudah terprovokasi langsung melakukan pemukulan terhadap Kepala Desa dan aparat desa yang mendampingi. Kekerasan dapat dilerai setelah camat dibantu Kapolsek Bonobugu berupaya meredam situasi," ucapnya.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
budi