2 Poin Usulan Prof Djohar Arifin terkait Masalah Guru Honorer

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI Prof Djohar Arifin Husin menginginkan penyelesaian masalah guru honorer ke depan difokuskan pada pembahasan strategi agar mereka bisa diangkat menjadi ASN.
Dia juga mengingatkan tanggung jawab negara terhadap para pendidik berstatus honorer tersebut.
"Kita sudah mendengar semua, sudah lama tahu permasalahan ini, semua ini masalah di seluruh tanah air. Jadi perlu kita tegaskan saja perlu rapat gabungan dengan komisi II dan memanggil dua menteri, mendikbud dan menPAN-RB. Biar tuntas," ucap Djohar.
Hal itu disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara Komisi X DPR dengan Komunitas Pena Emas Persatuan Guru Honorer Republik Indonesia (Komnas PGHRI) dan Perkumpulan Hononer K2 Indonesia (PHK2I) di Senayan, Jakarta, Selasa (28/1).
"Sebenarnya kalau kita ketahui UUD 1945, ini urusan negara ini. Pendidikan itu tanggung jawab negara. Nah perlu kita kaji kembali politik pendidikan di negara kita, politik di negara kita adalah pendidikan sebagai kewajiban. Ini yang membuat pendidikan kita ini seperti begini," lanjut politikus Gerindra ini.
Mantan ketua umum PSSI ini menyatakan, semestinya pendidikan itu dijadikan sebagai investasi seperti di negara-negara maju. Dengan begitu profit yang diperoleh juga bisa dinikmati bangsa dan negara ini.
"Kalau investasi ada profit yang diharapkan. Apa profitnya? Kualitas SDM. Maka negara maju, tetangga kita saja Singapura, Malaysia, pendidikan mereka itu adalah investasi. Investasi ada profit, maka kualitas mereka itu, mereka nikmati. Kita kewajiban, hasilnya bukan urusan uang," tutur legislator asal Sumatera Utara ini.
Oleh karena itu, Prof Djohar mengusulkan dua hal saja dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi X Abdul Fikri Faqih tersebut.
Anggota Komisi X DPR RI Prof Djohar Arifin Husin menyampaikan usulan terkait penyelesaian masalah guru honorer.
- 5 Berita Terpopuler: CPNS & PPPK Semringah, Bagaimana Nasib Honorer Gagal Seleksi Paruh Waktu, Kapan Jadwal Ulang?
- 137 CPNS & 449 PPPK Terima SK, Bupati Sahrujani Beri Pesan Begini
- CPNS & PPPK Tahap 1 Semringah, SK ASN di Tangan, Semua Honorer K2 Terakomodasi
- Apakah Honorer Gagal Seleksi Tahap 2 jadi PPPK Paruh Waktu?
- 600 Honorer Terpaksa Diberhentikan, Bupati Rio Minta Maaf
- DPR Apresiasi Pengangkatan Honorer jadi PPPK, Menyinggung soal Sanksi