2 Warga Ditembak OTK, Polisi Buru Pelaku

2 Warga Ditembak OTK, Polisi Buru Pelaku
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Roem Ohoirat, di ruangannya. (ANTARA FOTO/Winda Herman)

jpnn.com, AMBON - Ditreskrimum Polda Maluku masih menyelidiki kasus tertembaknya dua warga oleh orang tak dikenal (OTK) di Saparua Timur, Maluku Tengah.

Penembakan terjadi pada Senin lalu (15/5/2023).

"Kasus ini ditangani tim gabungan dari Reskrimum Polda Maluku dan Polresta Ambon. Tim kami sampai saat ini masih di lapangan untuk melakukan penyelidikan," kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M. Roem Ohoirat di Ambon, Senin.

Tim gabungan yang terdiri dari Reskrimum Polda dan Polresta Ambon masih terus berupaya mengungkap siapa orang di balik tertembaknya dua orang korban, satu orang di antaranya meninggal dunia di RSUD Saparua.

Dia mengatakan sampai saat ini tim penyidik telah meminta keterangan dari tujuh orang warga sebagai saksi.

Sementara proyektil peluru yang bersarang di tubuh korban telah dikirim ke Laboratorium Forensik Polri untuk uji balestik.

"Untuk proyektil sudah kami ambil dan kirim untuk uji balestik," ujarnya.

Terkait dengan adanya desakan dari berbagai pihak yang meminta Polda Maluku segera mengungkap kasus tersebut, Ohoirat menegaskan pihaknya tidak pernah main-main dalam mengusut setiap kasus yang terjadi.

Satu dari dua warga yang ditembak OTK tewas. Proyektil peluru telah dikirim ke Laboratorium Forensik Polri untuk uji balistik.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News