20 Copet di Kereta Dibekuk
Sabtu, 30 April 2011 – 14:20 WIB

20 Copet di Kereta Dibekuk
Pengalaman sial di kereta ternyata tak hanya menimpa Lusy. Seorang karyawan bank di Bandung, Johan Zulkarnain juga pernah mengalami kejadian serupa. Namun, Johan tidak dijambret, melainkan dicopet yang pelakunya bergerombol.
Baca Juga:
Mendapati kondisi ini, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi II Bandung, Kepala Humas Bambang S. Prayitno mengaku sudah meningkatkan pengamanan di dalam kereta. Salah satunya adalah dengan menempatkan dua personel polisi khusus kereta api (Polsuska) dan dua personel polisi dalam setiap perjalanan.
Namun menurut Bambang, petugas pengaman kerap kesulitan mengatasi para penjahat di kereta itu. Pasalnya, para copet dan jambret berbaur dengan penumpang lainnya, terlebih saat penumpang sedang penuh," papar Bambang S. Prayitno, kemarin (29/4).
Bambang menegaskan, masalah copet dan jambret telah menjadi perhatian PT KA. Bahkan, hal itu menjadi prioritas utama dalam memberikan kenyamanan penumpang.
Salah satu buktinya, kata Bambang, dalam tiga bulan terakhir pihaknya telah menangkap sedikitnya 20 orang pelaku kejahatahn (copet dan jambret) yang beraksi di kereta.
BANDUNG- Para pengguna angkutan umum massal seperti kereta api, baik KRD Patas atau Ekonomi, wajib waspada. Pasalnya, tingkah para pelaku kejahatan
BERITA TERKAIT
- Bongkar Judi Online, Polda Metro Jaya Amankan Owner Judol
- Maling Motor Selamat dari Amukan Warga Setelah Masuk ke Kali Mookevart
- Takut Diamuk Massa, Maling Motor di Kalideres Ceburkan Diri ke Kali
- Dituduh Menculik Anak, Nenek Asyiah Dianiaya Warga, Ada Provokatornya
- Polda Sumsel Ringkus Lima Tersangka Illegal Logging di Muba
- Tolak Pinjamkan Sepeda Motor, Ayah Tiri di Bandung Tewas Dibunuh Sang Anak