3 Tips Pilih Layanan Internet Rumah, Jangan Sampai Kena FOMO
jpnn.com, JAKARTA - Penetrasi pasar fixed broadband di Indonesia masih rendah sehingga peta kompetisi layanan internet rumah makin ramai.
Para pemain besar hingga pendatang baru berlomba-lomba mengakuisisi pelanggan. Ketatnya persaingan ini menyebabkan para penyedia layanan internet rumah gencar memasarkan produk dengan menggunakan cara apa pun.
Tak sedikit dari mereka mulai memainkan rasa FOMO (fear of missing out) kepada konsumen.
FOMO adalah perilaku manusia yang takut ketinggalan akan suatu hal. FOMO terbukti mendukung penjualan. Sekitar 60 persen orang dapat melakukan pembelian akibat mengalami rasa FOMO.
Yuswohady, pakar marketing dan branding, mengungkapkan FOMO terjadi karena ada cognitive bias pada manusia yang dapat memengaruhi rasionalitas dalam pengambilan keputusan.
“Bentuk praktis yang biasa dilakukan penyedia layanan internet dalam memasarkan produk melalui konsep FOMO adalah menawarkan harga murah dengan ketersediaan dan waktu yang terbatas,’’ ucapnya.
Mereka kerap menggunakan diksi seperti jangan ketinggalan promonya, awas rugi jika tidak menggunakan produk kami, dan sebagainya.
‘’Alhasil, konsumen akan merasa takut ketinggalan dan mengabaikan rasionalitas saat memilih produk,” jelas Yuswohadi.
Konsumen sebaiknya memperhatikan beberapa tips ini untuk memilih layanan internet rumah dan jangan sampai termakan FOMO
- Indosat HiFi Air, Internet Rumah yang Lebih Praktis, Bisa Dibawa Mudik Lebaran
- Telkom Paparkan Strategi Digital untuk Pembangunan Indonesia di WEF Davos 2026
- TelkomGroup Terus Percepat Pemulihan Layanan di Lokasi Bencana Sumatra, Ini Progresnya
- TelkomGroup dan Pemerintah Bergerak Cepat Pulihkan Konektivitas Pascabencana Sumatra
- Kunci Demokrasi, Generasi Z Harus Memperkuat Literasi, Tak Sekadar FOMO Tren
- Ini Harga Paket IndiHome dan Telkomsel One Terbaru, Murah Banget
JPNN.com




