4 Efek Samping Putih Telur yang Tidak Terduga untuk Kesehatan

4 Efek Samping Putih Telur yang Tidak Terduga untuk Kesehatan
Ilustrasi telur. Foto : Ricardo/JPNN.com

Gatal-gatal, ruam, pembengkakan kulit, mual, diare, muntah, mengi, batuk, bersin, kram, adalah beberapa gejala umum alergi.

Gejala yang lebih parah juga bisa terjadi dengan alergi terhadap putih telur, termasuk kesulitan bernafas, pembengkakan tenggorokan, mulut dan saluran udara, serta penurunan tekanan darah secara tiba-tiba yang bisa menyebabkan pusing dan kehilangan kesadaran.

Jika Anda alergi terhadap telur, kemungkinan besar kamu juga alergi terhadap putih telur.

Mungkin paling aman untuk menjauhi telur sepenuhnya untuk memastikan bahwa Anda tidak bereaksi berbahaya terhadap alergi.

4. Kelebihan protein

Menurut dokter, mengonsumsi protein dalam jumlah tinggi bisa berbahaya jika Anda menderita masalah ginjal.

Orang dengan laju filtrasi glomerulus rendah (GFR, yang merupakan laju aliran cairan yang disaring oleh ginjal), bisa menderita cedera ginjal akut karena nilai biologis protein telur yang tinggi.

0,6 hingga 0,8 gram protein adalah asupan harian yang direkomendasikan untuk orang yang menderita gangguan fungsi ginjal.

Namun, dokter juga mengatakan bahwa 60 persen protein yang dikonsumsi harus berasal dari telur bahkan bagi mereka yang memiliki GFR rendah.

Ada beberapa efek samping putih telur yang tidak baik untuk kesehatan tubuh Anda dan salah satunya ialah bisa menyebabkan penipisan biotin.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News