4 Poin Pernyataan Menteri Anas, Honorer Pengin jadi PPPK Fokus yang Kedua Saja

4 Poin Pernyataan Menteri Anas, Honorer Pengin jadi PPPK Fokus yang Kedua Saja
MenPAN-RB Azwar Anas bersama honorer seusai Rapat Paripurna DPR pengesahan RUU ASN menjadi UU ASN 2023, Selasa (3/10). Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

Anas mengungkapkan, rekrutmen CASN 2024 menyasar 1,6 juta honorer yang masih perlu diakomodasi (proyeksi sisa tenaga non-ASN termasuk honorer K2 dari rekrutmen yang telah berjalan sampai 2023).

Dia berharap dalam waktu dekat ada kebijakan untuk menangani penataan tenaga non-ASN atau honorer.

“Beberapa alternatif solusi sudah disampaikan kepada Presiden,” kata Mas Anas.

Meski penyelesaian honorer menjadi prioritas, kata Menteri Anas, pemerintah tidak menutup kemungkinan untuk merekrut talenta-talenta baru.

3. Prioritas Guru dan Nakes

Dikatakan Azwar Anas bahwa arah kebijakan pemenuhan ASN 2024 juga masih diprioritaskan pada pemenuhan kebutuhan ASN pada pelayanan dasar yakni guru dan tenaga kesehatan.

Proyeksi kebutuhan ASN di tahun 2024 diperuntukkan bagi instansi pusat, instansi daerah, dan Lulusan Sekolah Kedinasan.

"Pemerataan guru di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) menjadi salah satu fokus pengadaan di tahun depan.”

“Pemerintah juga akan memberi afirmasi bagi guru non-ASN yang telah mengabdi di daerah 3T agar bisa diakomodasi menjadi PPPK," tuturnya.

Wahai para honorer, silakan simak pernyataan terbaru MenPAN-RB Azwar Anas terkait penataan non-ASN.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News