48 Jam Menghilang, Satu Korban Kapal Terbalik Ditemukan jadi Mayat

48 Jam Menghilang, Satu Korban Kapal Terbalik Ditemukan jadi Mayat
Jenazah korban kapal terbalik Ignasius akan dibawa ke RSUD Tanjung Selor setelah ditemukan mengapung di Sungai Kayan, Desa Salimbatu, Kabupaten Bulungan, Kamis (22/1) sekitar pukul 13.10 Wita. Foto: Khaeruddin Elang Geo/Radar Tarakan/JPNN

jpnn.com - TANJUNG SELOR - Satu dari dua orang yang dinyatakan hilang setelah kapal cepat (speedboat) yang mereka tumpangi terbalik di Sungai Kayan, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) pada Selasa (20/1) akhirnya ditemukan.

Namun 48 jam setelah kejadian itu, Ignasius (28) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa mengaku sekitar 3 kilometer dari lokasi kejadian, tepatnya di Desa Salimbatu.

Penemuan mayat Ignasius yang mengapung disampaikan oleh warga. Mendapat laporan tersebut, Danramil Tanjung Palas Kapten Pardi Mulyono bersama enam anggotanya bergegas ke lokasi untuk segera mengevakuasinya.

"Kondisinya tubuhnya masih lengkap, memakai kaos dan celana warna hitam," kata  Kapten Pardi kepada Radar Tarakan (Grup JPNN.com), Kamis (22/1).

Selain itu, kondisi tubuh jenazah membiru dan di kepala terdapat luka yang diperkirakan karena korban mengalami benturan.

Kapolres Bulungan AKBP Eka Wahyudianta mengatakan, setelah ditemukan dan dievakuasi jenazah langsung dibawa ke RSUD Tanjung Selor untuk divisum. Selanjutkan akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Dengan demikian, masih ada satu korban kapal terbalik lagi yang belum ditemukan, yaitu Katerina Nyonya Hayon (47). Ibu yang terlepas dari ketiga anaknya saat kapal terbalik.(baca juga: Bocah Ini Histeris Terpisah dari Ibunya saat Kapal Terbalik).(keg/ris/jpnn)

 

TANJUNG SELOR - Satu dari dua orang yang dinyatakan hilang setelah kapal cepat (speedboat) yang mereka tumpangi terbalik di Sungai Kayan, Kabupaten


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News