JPNN.com

5 Camilan yang Tak Boleh Dimakan Saat Sedang Diet

Kamis, 15 Agustus 2019 – 04:16 WIB 5 Camilan yang Tak Boleh Dimakan Saat Sedang Diet - JPNN.com

jpnn.com - Sudah mati-matian diet tapi berat badan tak kunjung susut? Mungkin permasalahannya ada pada pilihan camilan Anda. Walau dianggap sebagai makanan ringan, nyatanya tidak semua camilan memiliki nilai kalori seringan itu.

Saat diet, sebenarnya Anda sah saja kok ngemil. Tapi kudapan yang dipilih tentu harus camilan yang sehat. Nah kalau Anda memilih camilan yang tinggi kalori, sudah pasti bobot tak akan kunjung susut.

Jenis camilan yang harus dihindari saat diet
Beberapa jenis camilan ringan bahkan mengandung kalori yang dapat melampaui porsi makan utama. Di antara seluruh camilan yang tinggi kalori tersebut, inilah 5 jenis yang paling berbahaya bagi keberhasilan diet Anda.

1. Kentang goreng
Kentang goreng mungkin menjadi salah satu camilan yang paling banyak diminati dan relatif mudah didapat. Rasanya yang kini banyak divariasikan tentu menjadi daya tarik tersendiri, tidak terkecuali bagi mereka yang sedang menjalankan diet.

Walau hanya sesekali dikonsumsi, ternyata makan kentang goreng mampu menggagalkan program penurunan berat badan seseorang. Bayangkan saja, dalam 100 gram kentang goreng terkandung setidaknya 300 kkal. Untuk membakarnya, Anda harus lari sepanjang 7 km dalam satu jam non-stop.

Jika tidak sanggup akan konsekuensinya, cobalah cara lain untuk menikmati kentang, misalnya dengan direbus. Dibanding dengan kentang goreng, kentang rebus hanya mengandung 87 kkal. Jauh lebih bersahabat, kan?

2. Bubble tea
 
Bubble tea atau boba tea menjadi salah satu minuman hits yang laris manis belakangan ini. Untuk mencoba rasa unik dan demi update di media sosial, tidak sedikit orang yang rela antre panjang untuk membeli segelas minuman manis ini.

Anda termasuk salah satu penggemar beratnya? Hati-hati, nikmatnya rasa bubble teanyatanya juga dapat menjadi ancaman untuk diet Anda. Dalam segelas bubble teaukuran 500cc bisa mengandung hingga 450 kkal.

Jumlah kalori melimpah ini datang dari banyaknya gula dan bahan baku utama pembuatan sang boba, yakni tepung tapioka. 

Sumber klikdokter

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...