5 Gangguan Kesehatan ini Mengancam Mereka yang Sembuh COVID-19

5 Gangguan Kesehatan ini Mengancam Mereka yang Sembuh COVID-19
Ilustrasi - Suasana di pusat perbelanjaan Kuningan City di Jakarta Selatan, Jumat (13/8/2021), tampak lengang. Warga diwajibkan menunjukkan sertifikat vaksin Covid-19 melalui aplikasi PeduliLindungi sebelum memasuki pusat-pusat perbelanjaan. Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Dokter spesialis saraf di Rumah Sakit Universitas Indonesia dr. Pukovisa Prawirohardjo menyebut lima gangguan kesehatan bisa dialami mereka yang sembuh dari COVID-19.

Kelima gangguan kesehatan tersebut dikenal dengan istilah 'LALILULELO'.

Singkatan dari Labil emosi atau pendiriannya, Linglung, Lupa, Lemot atau pikiran melamban, dan Logika berpikir menurun.

Gangguan kesehatan ini terjadi karena adanya penurunan fungsi kognitif.

"Terdapat gejala dini pikun atau demensia yang di singkat LALILULELO. Bila menemukan 1 dari 5 gejala ini segera lakukan pemeriksaan ke dokter," ujar dokter Pukovisa dalam siaran pers RSUI yang diterima.

Sebuah studi menemukan banyak penyintas COVID-19 mengalami 'kabut otak' dan gangguan kognitif lainnya beberapa bulan setelah pemulihan.

Studi tersebut dipresentasikan dalam Konferensi Internasional Asosiasi Alzheimer atau Alzheimer's Association International Conference di Denver, Colorado pada 29 Juli 2021.

Dalam studi itu para peneliti dari University of Texas Health Science Center di San Antonio Long School of Medicine dan kolega mereka mempelajari kognisi dan indra penciuman pada hampir 300 orang dewasa di Argentina yang mengalami COVID-19.

Dokter spesialis menyebut lima gangguan kesehatan ini bisa mengancam mereka yang sembuh dari COVID-19.

Sumber ANTARA