60 Warga Fakfak Siap Ikut Dipenjara
Senin, 22 Oktober 2012 – 13:23 WIB

60 Warga Fakfak Siap Ikut Dipenjara
Hal ini terbukti kantor distrik kokas saat ini sudah dipalang oleh pemilik tanah adat ini. Sedangkan AS menyatakan menolak panggilan polisi. “Saya menolak panggilan polisi ini,” tegasnya, seraya menunjukkan daftar orang yang siap ikut dipenjara, jika dirinya ditahan polisi.
Baca Juga:
Saat kasus sampah waktu itu, ratusan massa berdemo dengan menumpahkan sampah di halaman rumah rumah negara bupati, serta merusak 1 truk sampah. Masalah ini dipicu oleh pembuangan sampah oleh bagian kebersihan Pemda, yang membuang sampah di dekat pemukiman mereka.
Sumber terpercaya menginformasikan Sabtu sore (20/10) sekira jam 17.00 WIT keluarga besar Suaery telah melakukan pemalangan terhadap Kantor Distrik Kokas, yang berjarak 45 Km dari Kota Fakfak.
“Kantor Distrik Kokas telah dipalang jam 5 sore tadi oleh pemilik hak ulayat atas nama Roni Suaery, Thamrin Suaery, Badar Suaery dan Amin Jabir Suaery.“ Demikian isi SMS dari Amin Jabir Suaery kepada sejumlah media di Fakfak.
FAKFAK – Sebanyak 60-an orang warga RT 17, 18, 19 dan 21 Kelurahan Fakfak Selatan, Distrik Fakfak, Kabupaten Fakfak, Papua Barat,
BERITA TERKAIT
- Kakek Andi yang Telantar di Priok Dibantu Polisi Pulang ke Serang Seusai Habis Ongkos
- Polres Meranti Menggagalkan Penyelundupan 1.680 Ekor Burung Kacer dari Malaysia
- Seleksi PPPK Tahap 2 Kota Bengkulu Digelar 12 Mei, Peserta Harus Menaati Semua Ketentuan
- Perubahan Rute Pawai Persib Juara, Titik Akhir di Gedung Sate
- Manusia Silver Ini Mencuri Kabel Lampu di Flyover SKA, Hasilnya Untuk Beli Narkoba
- Pastikan Situasi Kondusif, Kapolda Sumsel Kunjungi Lapas Muara Beliti