66 Tahun Pertamina Berkiprah Membangun Ketahanan Energi dan Ekonomi Indonesia

66 Tahun Pertamina Berkiprah Membangun Ketahanan Energi dan Ekonomi Indonesia
PT Pertamina (Persero) dalam memasuki usianya ke-66 tahun pada 10 Desember 2023 terus memperkuat kiprahnya sebagai BUMN energi yang berperan dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus menjadi pemimpin dalam transisi energi guna mendukung pencapaian target net zero emission (NZE) Indonesia. Foto: Dokumentasi Humas Pertamina

Untuk sektor panas bumi, melalui PT Pertamina Geothermal Enegy Tbk, kapasitas terpasang Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) saat ini mencapai 672 MW dan ditargetkan mencapai 1 GW dalam 2 tahun.

Portofolio EBT lain yang tengah dikembangkan Pertamina NRE adalah hidrogen bersih yang memiliki peran strategis dalam transisi energi.

Hidrogen hijau dan biru dapat menjadi solusi pengganti bahan bakar fosil bagi industri yang sulit melakukan dekarbonisasi terhadap produk ataupun proses produksinya (hard-to-abate industry) seperti kilang minyak, industri baja, industri berat lainnya, serta transportasi berat.

Tak hanya itu, Pertamina NRE menjadi pelopor perdagangan karbon di bursa karbon Indonesia (IDXCarbon) dengan menjual 864 ribu tCO2e emisi dari PLTP Lahendong Unit 5 dan 6.

Kredit karbon ini telah memenuhi standar nasional yang ditetapkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Pertamina NRE akan menjadi agregator dalam perdagangan karbon khususnya bagi Pertamina Group, serta untuk perusahaan dan BUMN lain pada umumnya.

Nicke menambahkan prestasi gemilang Pertamina yang diraih tahun ini didukung oleh seluruh Perwira atau pekerja Pertamina, yang berada di seluruh Indonesia hingga beberapa wilayah operasional Pertamina di mancanegara.

"Dengan 66 tahun ini, kami meyakini ke depan Pertamina Group akan semakin besar dan membanggakan bangsa Indonesia di kancah global,” ujar Nicke. (mrk/jpnn)

Memasuki usianya ke-66 tahun, Pertamina sebagai BUMN energi terus berkiprah membangun ketahanan energi nasional sekaligus pemimpin dalam transisi energi


Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News