Abu Tours Kesulitan Berangkatkan Jemaah di Kaltim

Abu Tours Kesulitan Berangkatkan Jemaah di Kaltim
Penyidik Subdit I (Kamneg) Ditreskrimum Polda Sumsel menggeledah kantor Abu Tours and Travel Cabang Palembang. Foto: Budiman/Sumeks/jpg

jpnn.com, SAMARINDA - Polda Kaltim akhirnya turun untuk menyelidiki dugaan penipuan yang dilakukan biro jasa perjalanan umrah, PT Amanah Bersama Umat (Abu) Tours & Travel.

Upaya pemanggilan Chief Executive Officer (CEO) Abu Tours Muhammad Hamzah Mamba belum membuahkan hasil.

Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Kaltim AKBP Yustiadi Gaib mengatakan, belum berhasil memeriksa Hamzah lantaran yang bersangkutan tak hanya dipanggil untuk diperiksa oleh Polda Kaltim.

Sebab, Hamzah turut diperkarakan di sejumlah polda di Indonesia. Di antaranya, Sumatera Selatan dan Sulawesi Selatan. Bahkan, informasi dari Polda Kaltim, Bareskrim juga memperkarakan CEO Abu Tours tersebut. Termasuk dua polresta, yakni Samarinda dan Malang, Jawa Timur.

“Kami menangani pelapor dari Balikpapan. Mereka menyatakan sudah menyetor dana Rp 16 juta. Dana itu di bawah harga rata-rata karena pengakuan mereka mendapat diskon,” jelas Yustiadi.

Selain memeriksa CEO Abu Tours, penyidik disebut memeriksa sejumlah saksi. “Sudah lima orang yang kami periksa. Untuk CEO Abu Tours, akan kami panggil ulang,” sambung Yustiadi.

Sementara itu, Wakil Direktur Reskrimum Polda Kaltim AKBP Sumaryono menyebut, tercatat ada satu laporan yang masuk ke meja penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum). Namun, dalam satu laporan tersebut terdiri dari 23 Jemaah. “Satu keluarga yang melapor,” katanya.

Laporan yang masuk ke pihaknya berupa dugaan penggelapan dan penipuan yang dilakukan Abu Tours. Namun, Sumaryono belum bisa membeber modus dalam dugaan tersebut.

Polda Kaltim akhirnya turun untuk menyelidiki dugaan penipuan yang dilakukan biro jasa perjalanan umrah, PT Amanah Bersama Umat (Abu) Tours & Travel.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News