Aceh Utara Diterjang Banjir, Jalan Lintas Kecamatan Ini Sulit Diterobos

Aceh Utara Diterjang Banjir, Jalan Lintas Kecamatan Ini Sulit Diterobos
Pengguna jalan mendorong sepeda motornya saat melintasi jalan tergenang banjir di kawasan Paya Cicem, Gampong Alue Serdang, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, Kamis (10/12) siang. Foto: ANTARA/Zubir

Tak hanya Baktiya, sejumlah gampong di 9 kecamatan lainnya di Kabupaten Aceh Utara juga masih terendam banjir, namun terparah saat ini berada di Kecamatan Baktiya Barat.

Di Baktiya Barat, sejumlah korban banjir masih bertahan di tempat pengungsian hingga Kamis siang, karena rumah mereka masih terendam dengan ketinggian air bervariasi, begitu juga dengan akses jalan yang masih terganggu.

Selain Baktiya dan Baktiya Barat, data dari pihak IPSM Aceh Utara yang diterima tadi malam, kecamatan yang masih tergenang banjir antara lain Lhoksukon, Lapang, Tanah Luas, Tanah Pasir, Samudera, Nibong, Matangkuli dan Kecamatan Pirak Timu.

Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara Amir Hamzah mengatakan bahwa data kondisi banjir tersebut bisa berubah-ubah setiap waktu, begitu juga dengan ketinggian air yang merendam pemukiman penduduk.

“Kami mengimbau kepada keuchik (kepala desa), juga sesuai instruksi Bapak Bupati agar melaporkan perkembangan situasi banjir di gampongnya ke pihak kecamatan untuk diteruskan ke kami, semisal ada pengungsi yang belum mendapat bantuan, rumah terendam bertambah dan informasi penting lainnya," terang Amir Hamzah dihubungi tadi malam.

BACA JUGA: Soal Penemuan Jasad Perempuan dan Ceceran Darah di Semak-semak, AKP Mochammad Rosidi Bilang Begini

Diberitakan sebelumnya, banjir akibat curah hujan tinggi yang diperparah meluapnya air sungai dan jebolnya tanggul di beberapa titik mengakibatkan 23 kecamatan ikut terdampak dengan ketinggian air bervariasi antara 50 sentimeter hingga 2,5 meter di tempat tertentu.(antara/jpnn)

Banjir yang menerjang Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara menyebabkan hingga Kamis siang jalan lintas di daerah tersebut masih sulit diterobos kendaraan baik roda dua maupun kendaraan roda empat.


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News