Ada 3 Keranda, 1 Buat Agus, Satu Jatah Saut, Sisanya Untuk Laode

Ada 3 Keranda, 1 Buat Agus, Satu Jatah Saut, Sisanya Untuk Laode
Masyarakat Penegak Demokrasi melakukan aksi teatrikal di depan markas KPK. Foto: Fathan Sinaga/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Massa aksi yang tergabung dalam Masyarakat Penegak Demokrasi (MPD) membuat tiga keranda untuk pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo, Saut Situmorang dan Laode M Syarif.

Aksi teatrikal yang berlangsung di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Rabu (25/9) itu merupakan bentuk kekecewaan massa lantaran ketiganya masih aktif, padahal telah menyerahkan mandat kepada Presiden Joko Widodo.

Koordinator Aksi, Rizal mengatakan pimpinan KPK harus cakap, jujur, memiliki integritas, moral yang cukup, dan memiliki reputasi yang baik.

"Hal ini yang menurut kami sudah hilang di beberapa pimpinan KPK 2015-2019. Bapak Agus Rahardjo, Bapak Laode M Syarif dan Bapak Saut Situmorang telah kehilangan sikap, cakap dan berintegritas ketika melakukan pembangkangan atas undang-undang, saat mengembalikan mandat pimpinan KPK ke presiden," kata dia.

Rizal melanjutkan, ketiga pimpinan itu juga membuat posisi KPK lemah karena setiap gerakan pemberantasan korupsi oleh lembaga antirasuah itu menjadi tidak memiliki kekuatan.

Pasalnya ketiga pimpinan KPK tersebut sudah mengembalikan mandat ke presiden. Sebenarnya Agus Rahardjo, Laode M Syarif dan Saut Situmorang ngapain sih masih di KPK?" katanya.

Oleh karena itu, kata Rizal, pihaknya membawa keranda mayat untuk ketiga pimpinan KPK itu sebagai tanda Agus Cs sudah tidak memiliki kewajiban dan tanggung jawab lagi memimpin lembaga antirasuah itu.

"Karena itu, kami meminta dan mendorong Bapak Presiden Joko Widodo untuk segera melantik pimpinan KPK yang baru," ucap Rizal. (tan/jpnn)

MPD menilai Agus Rahardjo, Saut Situmorang dan Laode M Syarif sudah tidak cakap lagi.


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News