Ada 4 Tipe Wisatawan Saat Pandemi Covid-19, yang Keempat Paling Berbahaya

Ada 4 Tipe Wisatawan Saat Pandemi Covid-19, yang Keempat Paling Berbahaya
Wisatawan memadati objek wisata Pasir Putih kawasan Pantai Carita Kabupaten Pandeglang, Banten. Foto: Antara

jpnn.com, MALANG - Animo masyarakat untuk berlibur setelah pandemi covid-19 saat ini makin terlihat jelas di beberapa tempat. Para wisatawan seolah lupa ada pandemi corona yang menghantui.

Pakar Komunikasi dan Manajemen Krisis Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur, Maulina Pia Wulandari menuturkan, ada beberapa jenis wisatawan yang bisa memicu gelombang kedua penyebaran Covid-19.

Beberapa jenis wisatawan tersebut yakni, wisatawan paranoid. Wisatawan yang takut berlebihan akan tertular Covid-19.

Kedua adalah tipe wisatawan stay alert, yakni wisatawan yang yang selalu waspada pada bahaya Covid-19.

Ketiga, yaitu travel wise, merupakan wisatawan yang tetap menikmati perjalanan wisatanya tetapi tetap patuh pada protokol kesehatan dan keempat, tipe nekat merupakan wisatawan yang hanya senang menikmati perjalanan wisatanya, tapi abai pada protokol kesehatan.

"Yang perlu diwaspadai adalah wisatawan nekat, saya prediksi jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan wisatawan yang bijak dalam berwisata dan patuh dengan protokol kesehatan," tutur Maulina Pia.

Menurut Pia, tipe wisatawan nekat inilah yang bisa mempercepat penularan Covid-19 di tempat wisata akibat rendahnya rasa kesadaran akan bahayanya virus ini dan tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Pelaku pariwisata harus mensosialisasikan hal-hal yang harus diketahui dan dipatuhi oleh para wisatawan serta konsekuensi-konsekuensi yang dihadapi jika melanggar protokol kesehatan," ujarnya.

Para wisatawan mulai merencanakan perjalanan setelah sekian lama di rumah saja selama masa pandemi covid-19.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News