Ada Moratorium Penerimaan CPNS, Jumlah Mahasiswa UNJ Malah Meningkat

Ada Moratorium Penerimaan CPNS, Jumlah Mahasiswa UNJ Malah Meningkat
Rektor UNJ, Prof. Dr. Komarudin, M.Si. (kedua dari kiri) dalam workshop tata kelola PPID UNJ dan media gathering. Foto: Mesya/JPNN.com

Sementara, untuk jalur mandiri pelamarnya mencapai 30 ribu. Prof Suyono mengungkapkan, ada enam prodi yang paling ketat (paling banyak pelamarnya), salah satunya bidang pendidikan.

Pada kesempatan tersebut Prof Komarudin juga me-launching aplikasi PPID UNJ.

Dikatakannya, keterbukaan informasi publik sangat penting karena masyarakat bisa mengontrol setiap langkah dan kebijakan yang diambil setiap Badan Publik.

"UNJ sebagai Badan Publik tentu wajib melaksanakan amanat UU Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik," ucapnya.

Prof Komarudin menambahkan, UNJ patut bersyukur dan bangga, karena baru satu tahun dibentuk serta dijalankan pada November 2021, PPID UNJ sudah mendapatkan penghargaan  predikat “Menuju Informatif” atau meraih skor rentang 80–89.

Dia berharap, tahun ini akan kembali ada monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik oleh Komisi Informasi Publik Republik Indonesia sehingga mendapat predikat “Informatif” atau meraih skor rentang 90–100.

Sementara itu, Dr. Totok Bintoro selaku Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja sama UNJ sekaligus menjabat Kepala PPID UNJ mengatakan komitmen pemberian pelayanan informasi publik ini dapat diakses melalui website UNJ.

"Dengan aplikasi PPID UNJ berbasis android, para civitas academica UNJ serta masyarakat umum bisa mengakses segala informasi publik yang ada melalui smartphone-nya, ujar Dr. Totok Bintoro. (esy/jpnn)

Kebijakan pemerintah tentang moratorium penerimaan CPNS tidak berdampak pada jumlah mahasiswa UNJ dalam tiga tahun terakhir, malah meningkat

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News