Ada Peningkatan Kendaraan Mudik, Polri Pertebal Personel di Pos Penyekatan

Ada Peningkatan Kendaraan Mudik, Polri Pertebal Personel di Pos Penyekatan
Korlantas Polri bersama dengan Jasa Raharja meninjau salah satu pos penyekatan di Tol Cikampek, Karawang, Jumat (15/5). Foto: Dok Humas Polri

jpnn.com, JAKARTA - Jajaran Korlantas Polri bersama dengan Jasa Raharja, melakukan pengecekan ke dua pos penyekatan larangan mudik di Tol Cikampek pada Jumat (15/5). Di kilometer 31 arah ke Bandung dan kilometer 47 arah ke Jakarta.

Dari hasil pengecekan, diketahui ada kenaikan jumlah kendaraan yang mencoba untuk mudik.

“Ada peningkatan sekitar sepuluh persen dalam beberapa hari ini, makanya kami nanti antisipasi dengan penebalan personel,” ujar Kakorlantas Irjen Istiono di Tol Cikampek KM 47, Karawang Barat, Jumat.

Menurut Istiono, penebalan personel akan dilakukan secara serentak di seluruh pos yang ada. Khususnya pos yang menyekat pemudik dari arah Jakarta ke Jawa, maupun Banten dan Sumatera.

Selain itu, hingga hari ke-21 Operasi Ketupat yang digelar, sudah ada 45 ribu lebih kendaraan yang diputar balik oleh petugas.

Istiono menyebut mayoritas pemudik itu menggunakan kendaraan pribadi.

Ketika disinggung apakah akan ada sanksi lain selain putar balik guna memberikan efek jera kepada warga? Istiono menyebut tidak ada.

Dia meyakini, sanksi berupa putar balik sudah sangat efektif.

Jajaran Korlantas Polri bersama dengan Jasa Raharja, melakukan pengecekan ke dua pos penyekatan larangan mudik di Tol Cikampek pada Jumat (15/5).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News