Rabu, 26 September 2018 – 07:53 WIB

Ada Warning dari Hasto untuk Kader PDIP Malas Turun ke Bawah

Minggu, 15 April 2018 – 19:09 WIB
Ada Warning dari Hasto untuk Kader PDIP Malas Turun ke Bawah - JPNN.COM

jpnn.com, KUBU RAYA - PDI Perjuangan akan mengevaluasi para ketua dewan pimpinan daerah (DPD) dan legislatornya yang tak mendekat ke akar rumput. Menurut Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, evaluasi itu akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan daftar calon anggota legislatif (caleg) untuk Pemilu 2019.

"Ketua DPD, anggota DPR yang tidak pernah turun ke bawah, perlu dievaluasi pencalonannya," ujar Hasto saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) PDIP Kubu Raya di Kalimantan Barat, Minggu (15/4).

Hasto menambahkan, kekuatan PDIP di bawah kepemimpinan Megawati Soekarnoputri adalah struktur pengurus yang solid hingga tinggat akar rumput dan dekat dengan rakyat. Hal itu sejalan dengan semangat Dedication of Life yang digelorakan Bung Karni.

"Jangan pernah lupakan cabang, anak cabang, ranting dan anak ranting termasuk satgas, karena itulah kekuatan PDIP,” tegasnya.


Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam Rakercabsus PDIP Kubu Raya di Kalimantan Barat, Minggu (15/4). Foto: istimewa for JPG

Hasto menambahkan, Dedication of Life selalu dibacakan dalam acara-acara resmi PDIP dari pusat hingga tingkat bawah. “Dedication of life selalu dibacakan ketua ranting karena kita mau menunjukkan bahwa PDIP selalu bergerak ke bawah bersama rakyat," sambungnya di hadapan ratusan kader partai berlambang kepala banteng itu.

Untuk itu Hasto mengingatkan para kepala daerah dan legislator dari PDIP untuk meniru kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang rajun turun ke bawah untuk mendengar dan menyerap aspirasi rakyat. Selain itu, kader-kader PDIP di eksekutif dan legislatif harus rajin turun ke akar rumput demi membumikan Pancasila lewat jalan Trisakti yang berpihak pada rakyat.

"Kepemimpinan bersama dan di tengah-tengah rakyat itu jugalah yang diterapkan Presiden Jokowi," paparnya.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar