Ahok Terkesan Gertak Sambal

JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang Dilanjutkan

Ahok Terkesan Gertak Sambal
Ahok Terkesan Gertak Sambal
Ahok mengungkapkan, kelanjutan pembangunan JLNT itu akan menggunakan anggaran dalam APBD DKI 2013 sebesar Rp 101,5 miliar. "Tidak masalah kok. Cuma masalahnya kan dia (Istaka Karya) yang minta berhenti. Berhenti kehabisan uang. Nah kami mau bayar, ternyata prosedurnya masih harus diaudit kan, ya berhenti,” bebernya.

Kontraktor untuk paket Mas Mansyur adalah PT Istaka Karya dan pembayaran dilakukan secara multiyears (bertahap). Proyek itu baru terealisasi sekitar 90 persen. Semestinya pembangunan proyek senilai Rp 840 miliar itu sudah selesai pada Desember 2012. Atas keterlambatan itu, Ahok menilai proyek tersebut wanprestasi dan memutuskan untuk menghentikan pembangunannya sampai audit selesai dilakukan.

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) juga meminta proyek JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang dapat diselesaikan dengan cepat. Pengerjaan proyek ini dimulai tahun 2010 yang dikerjakan dalam beberapa paket. Paket Casablanca dikerjakan kontraktor PT Wijaya Karya dan PT Wijaya Konstruksi. Lalu paket Dr Satrio dikerjakan PT Adhi Karya. Sementara paket Mas Mansyur dikerjakan PT Istaka Karya dan PT Sumber Sari dengan subkontraktor PT Nindya Karya. (rul)

PENGHENTIAN proyek penyelesaian Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang oleh Pemprov DKI Jakarta hanya isapan jempol belaka. Terkesan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News