Akui Selama Ini Guru Honorer K2 dan Nonkategori Sangat Dibutuhkan

Akui Selama Ini Guru Honorer K2 dan Nonkategori Sangat Dibutuhkan
Guru-guru se-Kabupaten Serang di Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan. Foto: Mesya/JPNN.com

jpnn.com, SERANG - Acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan yang berlangsung di Kabupaten Serang, Banten, berlangsung meriah. Ribuan guru dan siswa dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga SMA/SMK kumpul di Pendopo Kabupaten Serang, Jumat (15/3).

Pada kesempatan tersebut Sekretaris Jenderal Kemendikbud Didik Suhardi mengatakan, dalam empat tahun ini pemerintah telah memberikan bukti nyata keberpihakan pada dunia pendidikan.

Salah satunya dengan menggelontorkan dana Kartu Indonesia Pintar (KIP), Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) PAUD, hingga dana pelatihan guru.

" Tahun ini pemerintah menyiapkan dana pendidikan dan pelatihan guru sekira Rp 900 miliar yang disalurkan lewat Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Mengapa lewat MGMP, agar guru-guru bisa saling berkomunikasi dan proaktif membahas berbagai masalah pendidikan," kata Didik dalam sambutannya.

Dia menyebutkan, sengaja Kabupaten Serang dipilih untuk lokasi Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan karena wilayah ini sangat getol meningkatkan mutu pendidikan.

"Saya bangga dengan Kabupaten Serang yang sangat memerhatikan guru-gurunya baik PNS maupun honorer," ucapnya.

BACA JUGA: Guru Non-PNS Belum Sertifikasi tak Perlu Cemas, Disiapkan Rp 591,1 M

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah pada kesempatan tersebut mengungkapkan, pihaknya sangat peduli dengan tenaga guru honorer K2 maupun nonkategori. Selama ini, guru honorer K2 dan nonkategori yang mengisi kekurangan tenaga pendidik maupun kependidikan di sekolah-sekolah.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengakui selama ini guru honorer K2 dan nonkategori yang mengisi kekurangan tenaga pendidik maupun kependidikan di sekolah-sekolah.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News