All England 2024: Buah Kerja Keras, Tunggal Putra Indonesia Putus Dahaga 30 Tahun Tanpa Gelar

All England 2024: Buah Kerja Keras, Tunggal Putra Indonesia Putus Dahaga 30 Tahun Tanpa Gelar
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie saat berlaga pada ajang All England 2024 di Utilita Arena, Birmingham, Sabtu (16/3). Foto: Humas PP PBSI

jpnn.com - Prestasi olahraga bulu tangkis Indonesia kembali bangkit seusai menempatkan dua tunggal putra di final All England 2024.

Sebelumnya, sorotan tajam sempat mengarah ke PBSI seusai pada awal musim hanya mampu meraih satu gelar juara.

Namun, pada All England 2024, dahaga itu sedikit sirna saat dua wakil tunggal putra, yakni Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting merebut tiket final.

Jojo -sapaan akrab Jonatan- melangkah ke partai puncak seusai mengalahkan wakil India, Lakshya Sen lewat pertarungan rubber game 21-12, 10-21, 21-15.

Hasil ini disambut baik peraih medali emas Asian Games 2018 itu setelah mendapat sorotan tajam karena penampilannya kurang maksimal dalam beberapa turnamen terakhir.

Dengan latihan dan kemauan keras, pemain asal PB Tangkas itu memberikan bukti bahwa dirinya bisa tampil maksimal pada turnamen BWF Super 1000 tersebut.

"Mungkin tidak ada yang mengira dengan beberapa hasil turnamen belakangan yang naik turun." 

"Kami selalu berusaha semaksimal mungkin, kekurangan apa kami perbaiki, kami bangun chemistry dan mencoba lebih solid lagi," ungkap suami dari Shania Junianatha itu dalam rilis tertulis.

Prestasi olahraga bulu tangkis Indonesia kembali bangkit seusai Jojo dan Ginting tampil di final All England 2024, Sabtu (16/3)

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News