Alvin Lim Dipolisikan Jaksa ke Polres Metro Depok, Begini Kasusnya

Alvin Lim Dipolisikan Jaksa ke Polres Metro Depok, Begini Kasusnya
Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Depok Andi Rio Rahmat Rahmatu (kiri) seusai memoliskan Alvin Lim ke Polres Merro Depok, Rabu (21/9/2022). ANTARA/HO

jpnn.com, DEPOK - Seorang pria bernama Alvin Lim dipolisikan Persatuan Jaksa Republik Indonesia (Persaja) Wilayah Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok, Rabu (21/9).

Alvin Lim dipolisikan jaksa ke Polres Metro Depok gegara dianggap menghina kejaksaan terkait video viral di YouTube Quotient TV.

Alvin Lim Dipolisikan Jaksa ke Polres Metro Depok, Begini KasusnyaAlvin Lim untuk kesekian kalinya dipolisikan. Foto: Antaranews

Kepala Seksi Intelijen Kejari Depok Andi Rio Rahmat Rahmatu menyebut Alvin Lim dilaporkan karena dinilai telah menyebarkan berita tidak benar yang berisi narasi penghinaan terhadap intitusi kejaksaan.

Menurut Andi Rio, Alvin diduga melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) terkait penyebaran berita bohong dan atau ujaran kebencian.

Hal tersebut diduga melanggar Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45A Ayat (2) UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 14 Ayat (2) dan atau Pasal 15 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 156 KUHP.

Laporan terhadap Alvin Lim tertuang dalam Laporan Polres Metro Depok Nomor: LP/B/2230/IX/2022/SPKT/POLRES Metro Depok tanggal 21 September 2022

Andi Rio menyebut dalam video viral itu Alvin Lim tidak berbicara oknum melainkan menyebut institusi kejaksaan dengan perkataan "Kejaksaan Sarang Mafia, Isinya Sampah" yang diungkapkan tanpa fakta dan alat bukti.

Alvin Lim yang dianggap menghina kejaksaan dilaporkan jaksa Kejari Depok ke Polres Metro Depok pada Rabu (21/9). Begini kasusnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News