Amerika Tawarkan Hadiah Rp 70,7 M untuk Info Keberadaan Pentolan ISIS

jpnn.com, WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat menawarkan hadiah USD 5 juta (Rp 70,7 miliar) kepada siapa saja yang bisa memberi informasi mengenai keberadaan pejuang ISIS Adnan Abu Walid Al Sahrawi.
Pentolan ISIS di Sahara Raya itu sudah diburu Paman Sam sejak 2017 karena menewaskan empat anggota pasukan khusus AS. Ketika itu pasukannya menyergap rombongan tentara AS dan Nigeria yang sedang mengejar pemipin ISIS bernama Doundoun Cheffou di Tongo Tongo, Niger.
Akibatnya, Sersan Satu Jeremiah Johnson, Sersan Bryan Black, Sersan Dustin Wright, dan Sersan La David Johnson, tewas. Keempatnya adalah anggota Detasemen Operasional Pasukan Khusus Alpha 3212.
Selain menawarkan imbalan untuk informasi keberadaan Adnan Al Sahrawi, Kementerian Luar Negeri AS juga menawarkan uang dalam jumlah yang sama kepada siapapun yang bisa memberikan informasi mengenai pihak-pihak yang membantu terlaksananya serangan. (rmol/dil/jpnn)
Pemerintah Amerika Serikat menawarkan hadiah USD 5 juta (Rp 70,7 miliar) kepada siapa saja yang bisa memberi informasi mengenai keberadaan pejuang ISIS Adnan Abu Walid Al Sahrawi.
Redaktur & Reporter : Adil
- Dunia Hari Ini: Amerika Serikat Sepakat untuk Membangun Kembali Ukraina
- Respons Kritik AS soal QRIS, Waka MPR Eddy Soeparno: Terbukti Membantu Pelaku UMKM
- 'Indonesia First’ demi RI yang Berdikari di Tengah Gejolak Dunia
- Inilah Dampak Perang Dagang Tarif Resiprokal AS vs China Bagi Indonesia
- BNPT Sebut FKPT Jadi Garda Depan Pencegahan Terorisme di Daerah
- Bea Cukai Dukung Ekspor Perdana 273 Kg Teripang Susu Putih Asal Minahasa Utara ke AS