Andrinof: Puskaptis Pernah Ngawur

Andrinof: Puskaptis Pernah Ngawur
Kicauan Andrinof A Chaniago. JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Andrinof A Chaniago mengatakan Pusat Kajian dan Kebijakan Pembangunan (Puskaptis) sah-sah saja menantang lembaga survei lainnya dalam uji presisi hasil hitung cepat Pilpres 9 Juli 2014. Hanya saja, Puskaptis juga harus memenuhi kewajibannya untuk memaparkan sampel yang digunakan dalam quick count.

"Tantangan Puskaptis untuk bubarkan lembaga yang quick count-nya salah setelah pemilu boleh-boleh saja. Tapi penuhi dulu kewajiban untuk pemaparan sampel," kata Andrinof di akun twitternya beberapa menit yang lalu.

Andrinof meminta pemaparan sampel tersebut karena ia sendiri sanksi dengan kerja yang dilakukan Puskaptis. Apalagi ia memiliki catatan kerja lembaga survei tersebut yang dianggap kadang ngawur.

"Bbrpa kali memaparkan jumlah desa/kelurahan terpilih lebih banyak dari jumlah responden. Sungguh ngawur," tulis Andrinof yang sebelumnya menjabat sebagai ketua umum Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (PERSEPI).

Kekeliruan lain yang dilakukan Puskaptis adalah hasil survei nasional yang dilakukan akhir November 2008.

"Hasil survei nas Puskaptis akhir Nov 2008, PDIP 37,4%, PD 28,52%, Golkar 18,52%, dan ...PPP dan PKB pemilihnya nol," ucapnya.

Karenanya, Andrinof meminta Puskaptis untuk segera membuka data sampel terpilih, nama petugas di tiap TPS yang menjadi sampel serta nomor handphone yang digunakan untuk pengiriman data oleh masing-masing enumerator.

"Puskaptis jangan berani koar-koar dulu nantang bubar setelah 22 Juli. Penuhi dulu kewajiban saat ini. Serahkan data sampel dan petugas," katanya.

JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Andrinof A Chaniago mengatakan Pusat Kajian dan Kebijakan Pembangunan (Puskaptis) sah-sah

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News