Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Rencana Pemprov Jatim Kembangkan Rute Bus Trans Jatim

Bahkan, mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh penggunaan kendaraan pribadi.
Selain itu, Pemprov Jatim juga memberikan stimulus berupa layanan angkutan feeder di kabupaten dan kota yang sudah menjalin kesepakatan bersama.
Layanan ini akan diberikan selama dua tahun, dan pada tahun ketiga, layanan tersebut akan dilanjutkan oleh pemerintah kabupaten dan kota yang bersangkutan.
“Dengan pengembangan rute-rute baru dan komitmen yang kuat untuk meningkatkan pelayanan, Trans Jatim diharapkan akan terus menjadi solusi transportasi massal yang efisien dan ramah lingkungan bagi masyarakat Jawa Timur,” ujar keponakan Gubernur Jatim Terpilih Khofifah Indar Parawansa tersebut.
Perlu diketahui, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Nyono mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, Pemprov Jatim akan menambah rute koridor baru dalam jaringan Trans Jatim.
“Saat ini sudah ada 110 bus yang beroperasi di lima koridor, terdiri dari 107 bus reguler dan 3 bus luxury. Tahun ini, sesuai dengan rencana operasional, koridor 6 dan 7 akan mulai dilaksanakan," ujar Nyono saat menerima kunjungan kerja Anggota DPD RI, Lia Istifhama, beberapa waktu lalu.
Pengembangan Koridor 6 Bus Trans Jatim akan mencakup rute dari Mojokerto - Mojosari - Porong - Japanan.
Di Japanan, bus Trans Jatim akan terintegrasi dengan jalur angkutan kota dalam provinsi (AKDP) yang mengarah ke Malang dan jalur AKDP ke timur (Pasuruan, Probolinggo, dan Banyuwangi), sebelum kembali lagi ke Porong.
Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Rencana Pemprov Jatim Kembangkan Rute Bus Trans Jatim hingga ke Jombang dan Probolinggo.
- Anggota DPD RI Lia Istifhama: Penting Menganalisa Sikap Pemuda Terhadap Keberlangsungan Bangsa
- Saat Dialog Kebangsaan di Jatim, Senator Lia Istifhama Singgung Peran Orang Tua Sebagai Sahabat
- Sultan Dukung Indonesia Jadi Tuan Rumah Olimpiade Remaja 2030
- Jamin Keselamatan Kerja Buruh, Senator Filep: Percepat Revisi UU SJSN & Ratifikasi Konvensi ILO 102/1952
- Laporan Reses, DPD RI Beberkan Isu Prioritas dan Krusial di Daerah
- Bertemu Wali Kota Kupang, Senator Abraham Paul Liyanto Jajaki Konsep Sister City