Anggota KKB Menuju Intan Jaya, Siap Perang Terbuka Hadapi TNI dan Polri

Anggota KKB Menuju Intan Jaya, Siap Perang Terbuka Hadapi TNI dan Polri
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw. Foto: ANTARA/Evarianus Supar

Dia meminta Panglima TNI serius mendalami kronologis yang diberikannya yang berasal dari aspirasi masyarakat dan pemerintah daerah.

Hal itu menurut dia bisa menjadi masukan yang berimbang sebagai bahan investigasi selain itu juga mampu menepis Informasi simpang siur terhadap penembakan yang menewaskan Pdt Yeremias.

"Termasuk kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) sudah saya sampaikan dan juga meminta langsung kepada beliau agar memerintahkan jajaran-nya untuk melalukan investigasi yang mendalam," ujarnya.

Yan menegaskan tidak boleh ada kebohongan dalam penelusuran fakta yang terjadi sehingga dirinya meminta fakta kejadian dipaparkan ke publik.

Sebelumnya, Pendeta Yeremia Zanambani dilaporkan meninggal akibat ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Hipadipa, Kabupaten Intan Jaya.

"Memang benar ada laporan tentang meninggal-nya tokoh agama akibat luka tempat di Kampung Hitadipa, Distrik Hitadipa, Intan Jaya, pada Sabtu (19/9)," kata Kapen Kogabwihan III, Kol Czi IGN Suriastawa, melalui rilisnya, Minggu (20/9).

Dia mengatakan, tidak benar korban ditembak TNI seperti yang disebar di media sosial karena itu fakta yang diputarbalikkan.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal menegaskan, kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Jelek Waker merupakan dalang penembakan terhadap Pdt. Yeremia Zanambani di Hipadipa. (antara/jpnn)

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengaku mendapat laporan yang menyebut KKB sedang menuju Intan Jaya, siap perang terbuka dengan TNI-Polri.


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News