Angka Penularan Terus Menurun, Australia Tetap Genjot Tes Virus Corona

Angka Penularan Terus Menurun, Australia Tetap Genjot Tes Virus Corona
Pemerintah Australia memaparkan tiga syarat yang harus dipenuhi sebelum mengakhiri aturan pembatasan sosial akibat penyebaran virus corona. (ABC News: West Matteeussen)

Walau angka penularan baru virus corona menurun selama sepekan terakhir di Australia, pemerintah negara bagian Victoria akan memperluas pengujian untuk memastikan siapa saja yang memiliki gejala COVID-19 diperiksa.

  • Tes virus corona di Victoria akan dilakukan terhadap siapa saja yang memiliki gejala COVID-19
  • Tes bisa dilakukan di 40 klinik dan dokter di negara bagian Victoria dengan ibukota Melbourne
  • Polisi sudah menjatuhkan ratusan denda, meski sejumlah warga menilai polisi bertindak berlebihan

 

Hari Selasa (14/04), Menteri Kesehatan Victoria, Jenny Mikakos mengatakan Victoria akan menjadi negara bagian yang paling banyak dan paling luas melakukan tes corona.

"Fokus kita sebelumnya adalah mereka yang baru kembali dari luar negeri, sekarang kita ingin memastikan untuk bisa melacak seluruh kasus virus yang ada," kata Jenny.

Jenny mengatakan ada 10 jumlah kasus positif baru di Victoria, dengan ibukota Melbourne, sehingga total kasusnya adalah 1.291, dengan korban meninggal 14 orang.

Sejauh ini sudah ada 71 ribu warga Victoria yang menjalani tes, dari total penduduk sekitar 5 juta orang.

Pandemi virus corona

Angka Penularan Terus Menurun, Australia Tetap Genjot Tes Virus Corona
Ikuti laporan terkini terkait virus corona dari Australia dalam Bahasa Indonesia.

 

Menurut Jenny, sekarang yang akan dites adalah siapa saja yang memiliki "gejala yang relevan, demam atau gejala saluran pernapasan yang parah".

Walau angka penularan baru virus corona menurun selama sepekan terakhir di Australia, pemerintah negara bagian Victoria akan memperluas pengujian untuk memastikan siapa saja yang memiliki gejala COVID-19 diperiksa

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News