Anies di Australia

Oleh: Dhimam Abror Djuraid

Anies di Australia
Bakal Capres 2024 Anies Baswedan. Foto: Ricardo/JPNN.com

Di Indonesia, hal itu terjadi selama 32 tahun pemerintahan Orde Baru di bawah Presiden Soeharto.

Ketika itu, Soeharto fokus pada pembangunan ekonomi yang membutuhkan stabilitas politik sebagai prassyarat utama.

Soeharto kemudian memakai tangan besi untuk memberangus kebebasan politik demi pembangunan ekonomi.

Hasilnya, dari sisi ekonomi Indonesia moncer sebagai kekuatan ekonomi baru di Asia.

Akan tetapi, kemunduran demokrasi menimbulkan kekecewaan yang meluas. Ibarat api dalam sekam yang menunggu terbakar, rezim Soeharto akhirnya tumbang diterjang oleh krisis moneter, yang menghancurkan seluruh hasil pembangunan ekonomi Orde Baru.

Pembangunanisme Orde baru yang didasarkan pada stabilitas politik yang semu, ternyata ambruk seperti kartu domino ketika diterjang oleh tsunami krisis moneter.

Model pembangunanisme ini sekarang diterapkan kembali oleh Presiden Joko Widodo.

Pembangunan ekonomi dan infrastruktur yang menjadi target utama Jokowi harus dibayar dengan kemunduran kualitas demokrasi.

Anies di Australia menegaskan pembangunan ekonomi dan demokrasi bisa berjalan seiring tanpa harus ada yang saling mengalahkan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News