Anies Singgung Jabatan Pak Luhut Bertumpuk, Cak Imin: Saya Enggak Ikut-Ikut

Anies Singgung Jabatan Pak Luhut Bertumpuk, Cak Imin: Saya Enggak Ikut-Ikut
Arsip foto - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym/aa.

Cak Imin yang duduk di samping kiri Anies menyeletuk.

"Di negeri wakanda tapi," ujar ketua umum PKB itu, lantas tertawa.

Anies melanjutkan bahwa hal itu faktanya banyak terjadi. Ketika seseorang menjadi gubernur, wali kota, bupati, menteri, menko, dan dia punya latar belakang di bidang usaha maka harus berhati-hati.

"Karena potensi conflict of interest itu tinggi," ucap mantan gubernur DKI Jakarta itu.

Anies pun melihat bahwa di Indonesia, penugasan ekstra yang diberikan pada suatu instansi banyak sekali.

"Menko  Kemaritiman misalnya, itu lebih dari 15 mungkin, tugas tambahan, atau tugas yang diberikan di luar bagian dari menkonya. Ini bisa mengganggu tertib governance yang ada," kata Anies.

Sementara, dia menyebut Indonesia punya banyak orang-orang baik dan hebat yang bila diberi tugas, pasti dia mampu menjalankan.

Anies juga menekankan bahwa dia bukan bicara orangnya yang mungkin dari segi kamampuan dia mampu menjalankan tugas itu.

Anies Baswedan singgung jabatan Menko Luhut Binsar Pandjaitan yang bertumpuk-tumpuk. Cak Imin ogah ikut-ikutan mengomentarinya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News